Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Kabar Gembira! Bulog NTB Gulirkan Banpang Serentak 24 November, Warga Dapat 20 Kg Beras PLUS Tambahan 4 Liter Minyak Goreng

Nurul Hidayati • Jumat, 21 November 2025 | 17:24 WIB
BANTUAN : Masyarakat yang mengambil bagian bantuan pangan (bapang) dari pemerintah berupa 10 kilogram beras, beberapa waktu lalu. (CHIA/LOMBOK POST)
BANTUAN : Masyarakat yang mengambil bagian bantuan pangan (bapang) dari pemerintah berupa 10 kilogram beras, beberapa waktu lalu. (CHIA/LOMBOK POST)

LombokPost – Perum Bulog Kanwil NTB memastikan penyaluran Bantuan Pangan (Banpang) untuk periode Oktober–November 2025 siap digulirkan secara serentak di seluruh kabupaten/kota.

Ini dimulai Senin, 24 November 2025. Kabar baiknya, jenis paket Banpang kali ini bertambah komoditas minyak goreng.

Pimpinan Wilayah Perum Bulog NTB, Mara Kamin Siregar (Regar), di Mataram, Jumat (21/11/2025), menjelaskan jumlah Penerima Bantuan Pangan (PBP) pada periode terbaru ini mencatat kenaikan signifikan, mencapai 521.185 penerima naik 9.804 PBP dibanding periode sebelumnya.

"Dari data terbaru, jumlah penerima memang naik hampir di seluruh kabupaten/kota," jelas Regar.

Alokasi dan Tambahan Komoditas

Karena bantuan dibagikan untuk periode dua bulan sekaligus (Oktober dan November), setiap Kepala Keluarga (KK) akan menerima paket lengkap.

 Baca Juga: Bulog NTB Salurkan 10.200 Ton Bapang untuk Warga Miskin

Setiap bulan, keluarga tersebut membutuhkan 10 Kilogram Beras dan 2 Liter Minyak Goreng. Dengan perhitungan dua bulan, total kebutuhan yang telah diterima adalah 20 Kilogram Beras dan 4 Liter Minyak Goreng.

Regar memastikan stok beras dan minyak goreng aman. Ia menyebut tambahan minyak goreng adalah upaya pemerintah untuk memperkuat daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok.

"Tahun ini ada tambahan komoditas karena sebelumnya bantuan hanya berupa beras tanpa minyak goreng," terang Regar.

Peta Kenaikan dan Penurunan Penerima

Data PBP yang bersumber dari Kementerian Sosial (Kemensos) melalui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial Nomor (DTSN) menunjukkan perubahan di sejumlah wilayah.

Data PBP di beberapa wilayah menunjukkan dinamika yang signifikan. Lombok Timur mencatatkan kenaikan tertinggi dengan penambahan 2.601 PBP. Kenaikan substansial juga terjadi di Lombok Utara yang mengalami peningkatan sebesar 3.396 PBP, menjadikannya kenaikan tertinggi kedua. Sementara itu, Kabupaten Bima turut mencatat kenaikan signifikan dengan tambahan 1.067 PBP.

Sebaliknya, beberapa wilayah menunjukkan penurunan. Lombok Tengah mengalami penurunan terbesar di NTB, yaitu sebanyak 674 PBP. Kota Mataram juga mencatat penurunan, meskipun relatif sedikit, yakni sebesar 121 PBP.

Bulog NTB bersama pemerintah daerah dan transporter telah menyiapkan mekanisme distribusi agar bantuan dipastikan tepat sasaran dan tepat waktu sampai ke titik bagi masing-masing PBP sesuai jadwal.

Editor : Pujo Nugroho
#minyak goreng #bulog #banpang #Beras #NTB