Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Gubernur Iqbal: Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Bencana Dorong Pemanfaatan Teknologi Informasi

Lombok Post Online • Sabtu, 29 November 2025 | 14:21 WIB

 

SIAGA BENCANA: Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal bersama Wagub NTB Indah Dhamayanti Putri saat apel pasukan siaga bencana di Lapangan Bumi Gora, Jumat (28/11).
SIAGA BENCANA: Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal bersama Wagub NTB Indah Dhamayanti Putri saat apel pasukan siaga bencana di Lapangan Bumi Gora, Jumat (28/11).
 

LombokPost - Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menginstruksikan agar semua pihak untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana. Mulai dari kesiapan personel, masyarakat, hingga logistik.

Provinsi NTB merupakan wilayah yang rawan berbagai jenis bencana.

Mulai dari banjir, tanah longsor, hingga cuaca ekstrem seperti hujan, petir dan puting beliung atau bencana meteorologi.

“Untuk itu penting bagi kita untuk siap siaga menghadapi segala kemungkinan yang dapat mengancam keselamatan jiwa dan harta benda,” ujar Gubernur Iqbal dalam arahannya saat kegiatan apel pasukan siaga bencana di Lapangan Bumi Gora, Jumat (28/11).

Apel pasukan siaga bencana tersebut, dihadiri jajaran BPBD NTB, instansi vertikal, TNI, Polri, relawan, serta berbagai unsur masyarakat.

Gubernur Iqbal yang didampingi Wagub NTB Indah Dhamayanti Putri dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada BPBD NTB dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan apel siaga tersebut.

“Kegiatan apel siaga tersebut merupakan wujud komitmen bersama untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana yang dapat terjadi kapan saja,” katanya.

Dalam arahannya, Gubernur Iqbal menekankan perlunya memperkuat sistem peringatan dini bencana. Sistem yang efektif dan responsif diperlukan agar informasi kondisi lapangan dapat segera diterima pimpinan sehingga tindakan cepat dapat diambil.

“Penting bagi kita untuk terus meningkatkan sistem peringatan dini yang efektif dan responsif,” katanya.

Gubernur Iqbal menjelaskan kemampuan petugas, relawan, dan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat harus terus ditingkatkan. “Simulasi bencana harus rutin dilaksanakan agar kesiapan di lapangan benar-benar teruji,” tegasnya.

Gubernur Iqbal juga menyoroti pentingnya koordinasi dan kolaborasi antara pemerintah daerah, instansi vertikal, komunitas, hingga dunia usaha.

Sinergi dalam menghadapi bencana dinilai sangat krusial untuk membangun respons cepat dan efektif dalam penanganan bencana. “Koordinasi dan kolaborasi semua pihak. Kita semua harus mampu memperkuat komunikasi baik dari pemerintah daerah, instansi vertikal, komunitas hingga dunia usaha,” tandasnya.

Gubernur Iqbal juga mendorong pemanfaatan teknologi informasi dalam penyebaran informasi bencana dan koordinasi antarpihak. Petugas harus mampu menyampaikan informasi yang cepat, tepat, dan akurat melalui berbagai sarana digital demi keselamatan masyarakat.

Kesiapan logistik dan infrastruktur pendukung, terutama saat terjadi kondisi darurat juga sangat penting. Bencana tak dapat diprediksi, namun dengan persiapan yang matang, koordinasi yang solid, serta semangat gotong-royong dan kepedulian sosial yang tinggi, dampak negatifnya dapat diminimalisir.

“Dengan persiapan yang matang koordinasi yang solid serta semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang tinggi, saya yakin bisa meminimalisir dampak negatif yang akan terjadi,” imbuhnya.

Masyarakat juga harus menjadi subjek aktif dalam upaya penanggulangan bencana. Untuk itu, edukasi, pelibatan komunitas, serta penguatan kesiapsiagaan rumah tangga menjadi bagian penting dari strategi mitigasi.

Wagub NTB Indah Dhamayanti Putri menambahkan, selain bencana hidrometeorologi, Provinsi NTB yang berada di jalur Cincin Api Pasifik memiliki tantangan besar terhadap risiko bencana alam. Namun demikian, masyarakat NTB sudah semakin tangguh dan siap menghadapi berbagai kondisi karena memiliki ketangguhan dan kearifan lokal yang kuat dalam menghadapi bencana.

“Masyarakat NTB telah mewarisi berbagai kearifan lokal dari para leluhur dalam menghadapi bencana dengan solidaritas,” katanya. (lil/r3)

Editor : Kimda Farida
#Gubernur #siaga #BPBD #NTB #Bencana