Pertemuan ini bukan sekadar silaturahmi biasa, melainkan sebuah penyatuan tekad untuk mengorkestrasi peran pemuda dan inovasi sebagai motor penggerak visi "NTB Mendunia".
KAMMI, sebagai organisasi mahasiswa yang memiliki basis massa intelektual, membawa energi, idealisme, dan jaringan luas di kalangan pemuda NTB. Dalam kolaborasi ini, peran pemuda digarisbawahi sebagai subjek pembangunan, bukan hanya objek.
BRIDA NTB, di sisi lain, berfungsi sebagai lembaga katalisator riset yang berupaya menerjemahkan potensi lokal menjadi nilai tambah ekonomi. Kemitraan ini memberikan BRIDA saluran yang efektif untuk menyalurkan hasil risetnya.
itu sebabnya, KAMMI NTB, melalui Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia Strategis (BPSDM) Pengurus Wilayah (PW) KAMMI NTB menggelar kegiatan kolaborasi strategis bersama Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) NTB.
Bertempat di kantor BRIDA NTB, kegiatan berlangsung pada Jumat (5/12) pukul 14.30–17.00 WITA dengan mengusung tema “Pemuda dan Inovasi Menuju NTB Mendunia".
Acara ini dihadiri oleh kader KAMMI NTB serta jajaran BRIDA NTB, dengan sorotan utama berupa pemaparan dari Kepala BRIDA NTB, I Gede Putu Aryadi, S.Sos., MH., yang membahas Agenda Prioritas Riset dan Inovasi Daerah.
Aryadi menegaskan pentingnya kehadiran pemuda sebagai agen perubahan yang mampu menghadirkan inovasi nyata bagi pembangunan NTB.
“Pemuda adalah agen perubahan. Kolaborasi ini adalah wujud bagaimana energi dan ide-ide segar dari kader KAMMI dapat tersalurkan menjadi inovasi yang berdampak nyata bagi pembangunan daerah. Riset dan inovasi harus menghasilkan aksi nyata yang berkontribusi bagi kesejahteraan masyarakat NTB,” ungkapnya.
Diskusi juga dipantik oleh Ketua PW KAMMI NTB, Irwan, yang mengangkat topik “Peran Organisasi Kepemudaan dalam Ekosistem Riset dan Inovasi.” Ia menegaskan bahwa KAMMI siap menjadi mitra pemerintah dalam mendorong ekosistem riset terapan, inovasi desa, hingga penguatan kapasitas generasi muda NTB.
Tiga Program yang diusulkan oleh KAMMI ke BRIDA untuk Penguatan Riset & Inovasi Pemuda dalam pengembangan ekosistem inovasi daerah diantaranya:
1.Youth Research & Innovation Fellowship (YRIF) NTB
Program beasiswa dan pendampingan riset bagi kader KAMMI dan mahasiswa NTB untuk meningkatkan kapasitas riset serta menghasilkan karya inovatif yang dapat diimplementasikan di daerah.
2.Inkubator Inovasi “Desa Berdaya”
Kolaborasi mendukung agenda Desa Berdaya NTB dengan berbagai kegiatan, antara lain: Identifikasi potensi desa berbasis data BRIDA; Pendampingan pemuda desa oleh KAMMI; dan menguslkan program agropreneur muda, digitalisasi UMKM desa, dan eco-village sebagai pilot project.
3.Forum Riset dan Inovasi Pemuda NTB (FRIP NTB)
Event tahunan KAMMI–BRIDA yang berisi: Seminar hasil riset; Pameran inovasi pemuda; dan Penyerahan rekomendasi kebijakan kepada pemerintah daerah.
Kegiatan diskusi ini menjadi bagian dari komitmen KAMMI NTB untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia muda dan membangun ekosistem riset serta inovasi. Antusiasme peserta selama diskusi menandakan meningkatnya minat generasi muda terhadap dunia riset dan inovasi.
Melalui kegiatan ini, KAMMI NTB berharap pemuda dapat lebih terlibat aktif dalam inovasi daerah, sekaligus menjadi bagian penting dalam mewujudkan NTB yang adaptif, ilmiah, dan berdaya saing global.
Editor : Siti Aeny Maryam