LombokPost - Dharma Wanita Persatuan (DWP) NTB sukses menggelar seminar inspiratif bertajuk "Peran Istri yang Hebat sebagai Penyeimbang dalam Mendukung Karier Suami" dalam rangka HUT ke-26 DWP dan peringatan Hari Ibu ke-97, Senin (8/12).
Penasehat Dharma Wanita Persatuan (DWP) NTB Bunda Sinta M. Iqbal mengingatkan para anggota DWP untuk tetap memberikan dukungan kepada suami agar dapat bekerja dengan fokus.
Dalam arahannya, Bunda Sinta mengapresiasi para anggota DWP yang juga bekerja atau berstatus ASN, karena harus membagi waktu antara profesi dan rumah tangga. ”Saya paham banyak ibu-ibu di sini juga bekerja, bahkan ada yang juga berstatus ASN. Itu tentu peran yang jauh lebih besar, karena membagi waktu antara pekerjaan dan rumah tangga. Tapi seperti yang selalu saya sampaikan kita ini adalah ras terkuat yang ada di muka bumi. Apa pun bisa kita lakukan. Saya yakin ibu-ibu hebat semua bisa menjalaninya,” ujarnya.
Bunda Sinta juga mendorong DWP melakukan inovasi agar semakin menarik bagi anggota muda, khususnya generasi Z. ”Agar teman-teman muda kita tetap mau turun dan aktif di DWP, saya titip pesan kegiatan-kegiatan yang kita gelar itu menarik, relevan, dan meningkatkan kemampuan para anggota, khususnya adik-adik kita di Dharma Wanita Junior yang masih muda-muda ini. Kita ingin menghapus stigma bahwa Dharma Wanita itu membosankan, membuang waktu, atau isinya hanya tempat ibu-ibu berkumpul untuk hal-hal yang tidak produktif,” pesannya.
Ia menambahkan bahwa inovasi program juga dapat membantu anggota DWP berkembang mengikuti kemajuan suami. Selama ini masih ditemukan fenomena ketika suami terus maju dalam karier, sementara istri tertinggal dalam kemampuan maupun pengetahuan.
Sementara itu, Ketua DWP NTB Dewi Sentanawati Faozal mengatakan tema yang diusung dalam seminar ini sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. ”Kita memahami bahwa di balik sosok suami yang kuat dan sukses, ada peran istri yang tidak kalah hebat yang hadir sebagai sahabat, penyeimbang, pemberi semangat, dan tempat pulang yang menenangkan,” tuturnya.
Dewi menekankan bahwa di balik kesuksesan seorang ASN atau pejabat, selalu ada peran istri yang strategis dan tak ternilai harganya. Istri yang hebat bukanlah semata istri yang pandai mengurus rumah. Istri yang hebat adalah dia yang mampu menjadi penyeimbang, yang bisa memberikan dukungan moral, mengelola suasana hati keluarga, sekaligus menjadi partner diskusi terbaik bagi suami. ”Keseimbangan antara tuntutan karir suami dan keharmonisan keluarga adalah kunci," ujarnya.
Acara ini dihadiri oleh ratusan anggota DWP dari berbagai instansi di lingkungan Pemprov NTB menunjukkan antusiasme tinggi terhadap pentingnya peran ganda seorang istri yang tidak hanya mengurus rumah tangga, tetapi juga menjadi fondasi dan pendukung utama kesuksesan suami dalam berkarier.
Seminar yang diinisiasi DWP NTB ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas peran anggota DWP, menjadikan mereka mitra sejati bagi suami dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab kepada negara dan masyarakat.
Editor : Pujo Nugroho