Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Program Multi-Years Kampung Nelayan Merah Putih Target Selesai Tahun Depan

Yuyun Kutari • Senin, 15 Desember 2025 | 21:13 WIB
Kepala Dislutkan NTB Muslim.
Kepala Dislutkan NTB Muslim.

LombokPost - Realisasi pembangunan fisik, dari program strategis Kampung Nelayan Merah Putih yang diinisiasi oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, terus dipantau Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) NTB.

“Kami akan terus memantau realisasinya, karena program ini sangat bagus, memberi perhatian ke peningkatan ekonomi masyarakat pesisir,” terang Kepala Dislutkan NTB Muslim, Minggu (14/12).

Saat ini pembangunan fisik sedang berjalan di tiga lokasi utama; ada di Pulau Bungin di Sumbawa, Desa Ekas Buana di Lombok Timur, dan Desa Bilelando di Lombok Tengah.

Setiap lokasi pembangunan mendapatkan alokasi pembiayaan lebih dari Rp 20 miliar, seluruhnya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Meskipun progres pembangunan berjalan, Muslim mengakui hingga saat ini, capaian fisik masih berada di kisaran 50 hingga 60 persen. Berdasarkan perhitungan konsultan pengawas, diperkirakan target tertinggi yang dapat dicapai hingga 31 Desember nanti hanya sekitar 85 persen. 

Menanggapi hal ini, dirinya memastikan tidak ada masalah signifikan karena kegiatan ini merupakan program multi-years (tahun jamak).

“Ini kegiatannya multi years jadi memang akan dilanjutkan tahun depan. Enggak ada masalah. Kalau multi-year insyaallah yang tahap pertama ini akan selesai tahun depan,” jelasnya.

Sekarang kondisi cuaca menjadi tantangan tersendiri. Memasuki musim hujan di sertai angin kencang di daerah pantai menjadi kendala yang berpotensi mengganggu kelancaran pembangunan fisik.

“Sekara pengerjaannya dilakukan di musim hujan, ini menjadi kendala, ya namanya juga pembangunan di daerah pantai, tapi tetap kita upayakan selesainya sesuai target,” ujarnya.

Di sisi lain, Muslim juga menyampaikan kabar baik terkait pengadaan sarana dan prasarana (sarpras). Pengadaan seperti mesin, alat tangkap, dan coldbox atau kotak pendingin, dilaporkan telah mencapai penyelesaian 100 persen.

Fasilitas yang dibangun di setiap lokasi juga terbilang lengkap, dengan luasan lahan rata-rata di atas 1 hektare, sebab program ini dihajatkan, untuk mendorong produktivitas masyarakat perikanan yang berkelanjutan, serta mengubah wajah kampung nelayan dan pembudidaya tradisional menjadi lebih tertata dan modern.    

“Kalau tahap pertama ini luasnya di atas 1 hektare, jadi terbangun semua. Banyak fasilitasnya Kampung Nelayan Merah Putih ini,” kata dia.

Untuk memastikan realisasi pembangunan berjalan sesuai rencana, Muslim menuturkan pihaknya terus melakukan pemantauan, sehingga evaluasi menyeluruh terhadap program bisa dilakukan pada tahun mendatang. “Ini kan sudah masih memasuki pemantauan. Paling kita evaluasi 2026 nanti," pungkasnya. 

Editor : Siti Aeny Maryam
#kampung nelayan #Lombok Tengah #Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) #musim hujan #Kampung Nelayan Merah Putih #Pembangunan fisik #Sumbawa #NTB #Lombok Timur