Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pemprov NTB Terapkan Sistem Baru Pengembangan dan Promosi Jabatan ASN

Lombok Post Online • Rabu, 14 Januari 2026 | 11:18 WIB

MANAJEMEN ASN: Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal dan Wagub Indah Dhamayanti Putri akan menerapkan sistem manajemen talenta dalam pengembangan dan promosi jabatan ASN.
MANAJEMEN ASN: Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal dan Wagub Indah Dhamayanti Putri akan menerapkan sistem manajemen talenta dalam pengembangan dan promosi jabatan ASN.
 

LombokPost - Pemerintah Provinsi NTB mulai menerapkan sistem baru dalam pengelolaan aparatur sipil negara (ASN).

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menegaskan, sistem seleksi terbuka, yakni pansel atau beauty contest akan diakhiri.

Pengembangan promosi jabatan ASNkedepannya berbasos manajemen talenta ASN.

“Ke depan pengembangan serta promosi jabatan ASN akan sepenuhnya berbasis manajemen talenta ASN,” kata Gubernur Iqbal.

Sebagai tahap transisi, seleksi terbuka hanya akan digunakan terakhir kali untuk pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama (Eselon II) yang saat ini masih kosong.

Untuk klsifikasi Eselon II.a akan mengisi jabatan; Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan; Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga; Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman; Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan; Kepala Dinas Kebudayaan; Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan; dan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah.

Untuk jabatan struktural pada RSUD dengan klasifikasi Eselon II.b yaitu; Wakil Direktur Perencanaan dan Keuangan; Wakil Direktur Umum dan Operasional; Wakil Direktur Sumber Daya Manusia, Pendidikan, Pelatihan dan Penelitian; dan Wakil Direktur Pelayanan.

Klasifikasi Eselon II.b juga akan mengisi beberapa jabatan di Sekretariat Daerah. Meliputi; Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat pada Sekretariat Daerah; dan Kepala Biro Umum dan Administrasi Pimpinan.

Seleksi terbuka untuk jabatan-jabatan tersebut segera dibuka dan saat ini tengah dalam tahap persiapan. Proses ini akan menjadi seleksi terbuka terakhir pada masa kepemimpinan Iqbal–Dinda.

Kepala Dinas Kominfotik NTB yang juga Juru Bicara Pemprov NTB Dr. Ahsanul Khalik menegaskan, kebijakan ini merupakan komitmen kuat gubernur dan wakil gubernur NTB dalam menegakkan sistem merit.

“Pengembangan karier ASN tidak boleh lagi bergantung pada kontestasi sesaat. Ke depan, karier aparatur harus dipandu oleh Manajemen Talenta ASN berbasis kinerja dan potensi sehingga adil bagi ASN dan menguntungkan organisasi,” tegasnya.

Melalui Manajemen Talenta ASN, Pemprov NTB akan menggunakan pemetaan talenta (Talent Mapping 9-Box) sebagai dasar pengambilan keputusan karier.

ASN dinilai secara objektif berdasarkan kinerja nyata dan potensi pengembangan. Sehingga penempatan jabatan benar-benar mencerminkan prinsip the right person in the right place, at the right time.

Sistem ini juga memastikan regenerasi kepemimpinan, kesinambungan organisasi, dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Dr. Aka -sapaan Ahsanul Khalik, mengingatkan ASN Pemprov NTB untuk bersiap menghadapi perubahan paradigma tersebut. “Manajemen Talenta menuntut ASN untuk serius menjaga kinerja dan terus meningkatkan kompetensi. Tunjukkan hasil kerja yang berdampak langsung dan berkelanjutan bagi masyarakat serta daerah,” katanya.

Gubernur Iqbal juga akan memberikan prioritas kepada pejabat yang didemosi pada mutasi sebelumnya. “Tapi ingat harus bisa memperlihatkan komitmen dan loyalitas konstitusionalnya dalam memberikan kinerja terbaik untuk kepentingan masyarakat," jelasnya.

Dengan kebijakan ini, Pemprov NTB menegaskan langkah tegas menuju birokrasi modern yang profesional, objektif, dan berkeadilan.

Karier ASN tidak lagi ditentukan oleh siapa yang paling menonjol di panggung seleksi, melainkan oleh rekam jejak kinerja, kapasitas, dan integritas yang teruji dari waktu ke waktu. (lil/r3)

Editor : Kimda Farida
#ASN #kualifikasi #jabatan #pemprov #NTB