Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Renungan Isra' Mi'raj Gubernur Iqbal: Ingatkan Bencana Banjir Adalah Sinyal Alam, Ajak Warga NTB Perkuat Doa & Solidaritas!

Lombok Post Online • Sabtu, 17 Januari 2026 | 17:25 WIB
Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal (Miq Iqbal), menghadiri peringatan Isra
Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal (Miq Iqbal), menghadiri peringatan Isra

LombokPost - Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal (Miq Iqbal), menghadiri peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW di Masjid Islamic Center Mataram, Kamis (15/1/2026).

Dalam momentum sakral tersebut, Gubernur menyampaikan pesan mendalam mengenai kaitan antara ibadah, solidaritas sosial, dan tanggung jawab manusia terhadap alam.

Gubernur Iqbal menekankan bahwa Isra' Mi'raj bukan sekadar peringatan sejarah, melainkan mengandung mandat penting yang relevan dengan kondisi Indonesia dan NTB saat ini yang sedang dikepung berbagai musibah.

Hikmah Surah Al-Baqarah Ayat 286 di Tengah Bencana Di hadapan para jemaah, Miq Iqbal mengutip ayat terakhir surah Al-Baqarah sebagai sumber kekuatan bagi warga yang terdampak bencana, mulai dari tsunami/banjir di Sumatera hingga banjir yang baru saja melanda wilayah Sekotong, Lombok Barat.

"Allah SWT tidak akan memberikan beban lebih dari kemampuan hamba-Nya. Saya telah berkeliling melihat saudara-saudara kita di Sekotong yang sedang diuji bencana. Di sinilah solidaritas kita diuji," ujar Gubernur Iqbal.

Bencana Sebagai Dampak Kelalaian Manusia Gubernur secara lugas mengingatkan bahwa rentetan bencana ekologis yang terjadi merupakan "rapor merah" atas perilaku manusia terhadap lingkungan.

Ia menegaskan bahwa setiap individu akan dimintai pertanggungjawaban atas kerusakan alam yang mereka perbuat.

"Bencana-bencana ini adalah dampak dari tindakan kita yang kurang bijak terhadap lingkungan. Melestarikan lingkungan adalah kewajiban kita agar tidak terus-menerus menghadapi bencana," tegasnya.

Seruan Aksi: Doa dan Gotong Royong Menutup sambutannya, Gubernur Iqbal menitipkan dua pesan utama bagi seluruh masyarakat NTB.

Solidaritas Sosial: Membantu proses pemulihan saudara-saudara yang tertimpa musibah, sekurang-kurangnya melalui doa agar diberikan kekuatan.

Komitmen Lingkungan: Berkomitmen untuk tidak merusak alam demi mencegah bencana serupa di masa depan.

Melalui semangat Isra' Mi'raj, Gubernur berharap masyarakat NTB dapat kembali pada nilai-nilai gotong royong sebagai kunci utama menghadapi tantangan geopolitik maupun tantangan alam yang semakin tidak menentu.

Editor : Kimda Farida
#isra' mi'raj #musibah #Banjir #NTB #Bencana #kerusakan alam