Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pemprov NTB Prioritaskan Kemiskinan, Ketahanan Pangan, dan Pariwisata di Rancangan Awal RKPD 2027

Yuyun Kutari • Sabtu, 28 Februari 2026 | 18:51 WIB

Plh Sekda NTB Lalu Mohammad Faozal (kanan) dan Kepala Bappeda NTB Baiq Nelly Yuniarti (tengah) saat hadir di Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Provinsi NTB Tahun 2027, Kamis (26/2).
Plh Sekda NTB Lalu Mohammad Faozal (kanan) dan Kepala Bappeda NTB Baiq Nelly Yuniarti (tengah) saat hadir di Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Provinsi NTB Tahun 2027, Kamis (26/2).

LombokPost - Pemprov NTB mulai mematangkan arah pembangunan tahun 2027, dengan menajamkan fokus pada pengentasan kemiskinan, penguatan swasembada pangan, serta pengembangan pariwisata berkelas dunia.

Penegasan itu mengemuka dalam Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi NTB Tahun 2027 yang digelar Kamis (26/2).

Plh Sekda NTB Lalu Mohammad Faozal menegaskan tiga agenda besar tersebut, harus menjadi benang merah seluruh program perangkat daerah. 

“Ada tiga prioritas utama yang harus menjadi fokus bersama, yaitu pengentasan kemiskinan, penguatan swasembada pangan, dan menjadikan NTB sebagai destinasi pariwisata berkelas dunia,” tegasnya.

Ia menekankan, setiap program tidak boleh disusun secara parsial atau sektoral semata, melainkan harus selaras dengan prioritas pembangunan dan mempertimbangkan kemampuan fiskal daerah. 

“Program OPD harus dirancang selaras dengan prioritas tersebut, disusun secara berkelanjutan, tidak parsial, dan berbasis kemampuan fiskal daerah,” ujarnya. 

Menurut pria yang juga Asisten II Setda NTB tersebut mengatakan, kolaborasi lintas sektor dan komitmen pimpinan perangkat daerah menjadi kunci agar dokumen perencanaan tidak berhenti sebagai formalitas administratif. 

“Perencanaan tidak boleh hanya berhenti di atas kertas, tetapi harus dikawal bersama, terintegrasi dengan program pusat, serta mampu menjawab tantangan pembangunan secara konkret,” bebernya.

Kepala Bappeda NTB Baiq Nelly Yuniarti menyampaikan RKPD 2027 mengusung tema Penguatan Upaya Transformasi dalam Pengentasan Kemiskinan, Ketahanan Pangan dan Ekosistem Industri Agromaritim serta Destinasi Pariwisata Berkualitas Berkelanjutan. 

Tema tersebut menandai fase penting dalam transformasi pembangunan daerah.  “Tahun 2027 adalah momentum memastikan upaya pengentasan kemiskinan dan penguatan ekonomi daerah benar-benar memberikan hasil nyata,” tegasnya. 

Melalui forum konsultasi publik tersebut, Pemprov NTB sangat memahami pentingnya orkestrasi pusat dan daerah, dalam mewujudkan visi NTB yakni Bangkit Bersama Menuju Provinsi Kepulauan yang Makmur Mendunia.

“RKPD 2027 diharapkan menjadi dokumen strategis yang partisipatif, responsif terhadap tantangan, serta mampu menghadirkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan bagi masyarakat NTB,” tandasnya. 

Editor : Lalu Mohammad Zaenudin
#pengentasan kemiskinan #Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) #swasembada pangan #destinasi pariwisata #fiskal daerah #kemiskinan #NTB #Pemprov NTB #Pariwisata