Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Dikes NTB Siagakan 177 Puskesmas dan 46 RS Hadapi Arus Mudik Lebaran 1447 H

Yuyun Kutari • Senin, 16 Maret 2026 | 22:38 WIB

Kepala Dikes NTB HL Hamzi Fikri.
Kepala Dikes NTB HL Hamzi Fikri.

LombokPost - Dinas Kesehatan (Dikes) NTB menyiapkan berbagai langkah strategis, untuk memastikan pelayanan kesehatan tetap optimal selama arus mudik dan arus balik Idul Fitri 1447 H.

“Upaya ini dilakukan seiring meningkatnya mobilitas masyarakat, selama masa libur Lebaran,” terang Kepala Dikes NTB HL Hamzi Fikri.

Seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di wilayah NTB, telah diminta meningkatkan kesiapsiagaan guna mengantisipasi potensi lonjakan kebutuhan layanan kesehatan selama periode mudik dan arus balik.

Sebanyak 177 puskesmas dan 46 rumah sakit, di seluruh wilayah NTB disiagakan untuk memberikan pelayanan kesehatan, bagi masyarakat maupun pemudik.

“Fasilitas kesehatan tersebut memastikan layanan kegawatdaruratan selama 24 jam, dukungan tenaga medis, ketersediaan obat-obatan, serta kesiapan ambulans untuk penanganan rujukan,” bebernya.

Selain itu, Dikes NTB bersama dikes kabupaten/kota juga menugaskan tenaga medis dan ambulans, untuk bersiaga di pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu yang disiapkan oleh aparat kepolisian di sejumlah titik jalur mudik.

“Penempatan tenaga medis ini, dilakukan secara bergiliran sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” terangnya.

Salah satu titik pelayanan kesehatan bagi pemudik juga disiapkan di Terminal Tipe A Mandalika. Di lokasi tersebut kata Fikri, layanan kesehatan didukung oleh tim medis dari berbagai rumah sakit yang bertugas secara bergiliran selama masa arus mudik. 

Sejumlah rumah sakit yang terlibat dalam layanan tersebut, antara lain Rumah Sakit Universitas Mataram (Unram), RSUD Moh Ruslan Kota Mataram, serta RS Mandalika NTB, bersama beberapa rumah sakit lainnya yang turut menugaskan tenaga medis dan ambulans. 

Untuk memperkuat sistem penanganan kegawatdaruratan di lapangan, layanan Public Safety Center (PSC) 119 juga dioptimalkan di 10 kabupaten/kota di NTB.

Selain itu, Dikes NTB juga melakukan pemantauan dan surveilans situasi khusus terhadap kejadian penyakit selama masa mudik, guna mengantisipasi potensi kejadian luar biasa maupun masalah kesehatan lainnya.

Sebagai bagian dari upaya pencegahan risiko kesehatan dan keselamatan perjalanan, Dikes NTB juga melaksanakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi awak bus di Terminal Tipe A Mandalika. 

Melalui berbagai langkah kesiapsiagaan tersebut, Fikri berharap masyarakat dapat menjalani perjalanan mudik dan arus balik dengan aman, nyaman, serta tetap menjaga kondisi kesehatan. 

“Kami imbau masyarakat untuk memastikan kondisi tubuh dalam keadaan sehat sebelum melakukan perjalanan, menjaga stamina selama perjalanan, serta memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan yang tersedia apabila mengalami keluhan kesehatan di perjalanan,” tandasnya. 

Editor : Jelo Sangaji
#pemudik #public safety center #Libur Lebaran #mudik #pos terpadu #RS Mandalika #risiko kesehatan #Dinas Kesehatan #Arus Mudik #Fasilitas Kesehatan #pos pelayanan #Terminal Tipe A Mandalika #NTB