Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Catat Tanggalnya! Hindari Puncak Arus Balik Lebaran pada 24, 28, dan 29 Maret

N
Penulis: Nurul Hidayati❯

One way dari Tol Cipali ke Kalikangkung saat momen puncak arus mudik Lebaran, Rabu (18/3). (Dok. Jasa Marga)
One way dari Tol Cipali ke Kalikangkung saat momen puncak arus mudik Lebaran, Rabu (18/3). (Dok. Jasa Marga)


Advertisement

LombokPost - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengeluarkan peringatan dini bagi para pemudik yang bersiap kembali ke kota asal pasca-perayaan Idulfitri 1447 Hijriah.

Berdasarkan data pergerakan kendaraan, terdapat tiga tanggal krusial yang diprediksi akan menjadi titik jenuh kepadatan di jalan tol, yaitu Selasa (24 Maret), Sabtu (28 Maret), dan Minggu (29 Maret 2026).

Masyarakat sangat disarankan untuk melakukan manajemen perjalanan dengan matang guna menghindari terjebak kemacetan panjang di gerbang-gerbang tol utama.

Tiga Gelombang Puncak Arus Balik

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono menerangkan Prediksi Jasa Marga menunjukkan adanya sebaran beban lalu lintas yang terbagi dalam dua gelombang besar.

Advertisement

Gelombang Pertama (24 Maret): Merupakan puncak arus balik bagi pekerja yang harus kembali beraktivitas normal di tengah pekan.

Gelombang Kedua (28-29 Maret): Diprediksi akan lebih padat.

Dikarenakan berbarengan dengan berakhirnya masa libur sekolah dan berakhirnya kebijakan fleksibilitas kerja (Work From Home) yang sempat ditawarkan pemerintah.

"Kami sangat menghimbau masyarakat untuk menghindari perjalanan di tanggal-tanggal puncak tersebut. Jika memungkinkan, manfaatkanlah hari-hari di luar tanggal itu untuk kembali ke kota asal," katanya, Senin (23/3).

Strategi Urai Kemacetan: Diskon Tarif Tol 30%

Sebagai insentif agar pemudik tidak menumpuk di tanggal puncak, Jasa Marga kembali mengingatkan adanya diskon tarif tol sebesar 30 persen yang berlaku pada Kamis dan Jumat, tanggal 26 dan 27 Maret 2026.

Langkah ini diharapkan mampu menarik minat pemudik untuk menunda kepulangan dari gelombang pertama atau mendahului gelombang kedua. Selain menghemat biaya, perjalanan di tanggal "tanggung" tersebut diprediksi jauh lebih lancar dan nyaman bagi keluarga.

Tips bagi Pemudik

Bagi warga yang melakukan perjalanan darat lintas pulau menggunakan bus atau kendaraan pribadi menuju Jakarta/Surabaya, koordinasi waktu sangatlah penting:

Pantau Pelabuhan: Pastikan waktu tiba di Pelabuhan Lembar atau Kayangan tidak bertepatan dengan lonjakan arus di pelabuhan penyeberangan Ketapang-Gilimanuk.

Update CCTV Real-Time: Gunakan aplikasi Travoy milik Jasa Marga untuk memantau titik lelah dan kemacetan di sepanjang Tol Trans Jawa sebelum memutuskan masuk ke jalur utama.

Cek Kondisi Fisik: Pastikan kendaraan dalam kondisi prima setelah menempuh perjalanan jauh dari Lombok/Sumbawa.

Dengan mengikuti anjuran pemerintah dan memanfaatkan teknologi informasi, arus balik tahun 2026 diharapkan dapat berjalan lebih teratur dan minim risiko kecelakaan akibat kelelahan di jalan raya.

Advertisement
Editor : Lalu Mohammad Zaenudin
Sumber : jawapos.com
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Zero Accident, BIZAM Sukses Layani Arus Balik MotoGP 2026

Zero Accident, BIZAM Sukses Layani Arus Balik MotoGP 2026

BIZAM Lombok sukses mengawal kelancaran arus balik penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer