LombokPost - Polda NTB terus memperkuat sinergi internasional dalam menghadapi ancaman kejahatan lintas negara. Hal ini ditandai dengan kunjungan perwakilan Australian Federal Police (AFP) yang diterima langsung Kapolda NTB Irjen Pol. Edy Murbowo, Rabu (8/4).
Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk membahas berbagai isu strategis, terutama terkait tindak pidana eksploitasi anak dan perdagangan orang di kawasan Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid menegaskan, kerja sama ini diharapkan mampu memperkuat langkah pencegahan sekaligus penindakan kejahatan yang berdampak luas bagi masyarakat.
“Kolaborasi ini sangat penting untuk meningkatkan efektivitas penanganan kasus, khususnya yang berkaitan dengan eksploitasi anak dan perdagangan orang,” jelasnya.
Baca Juga: Festival Kopi di LEM Pecahkan Rekor, Transaksi Tembus Rp2 Miliar dalam 4 Hari
Dalam pertemuan itu juga diungkap tren terbaru kejahatan lintas negara yang semakin kompleks. Salah satunya adalah modus penyelundupan manusia yang melibatkan jaringan internasional dengan dukungan dari warga negara asing.
Kondisi tersebut menuntut adanya koordinasi dan pertukaran informasi yang intensif antarnegara agar penanganan dapat dilakukan secara maksimal.
Kerja sama antara Polda NTB dan AFP ini diharapkan mampu memperkuat sistem deteksi dini serta meningkatkan kesiapsiagaan aparat dalam menghadapi ancaman kejahatan transnasional.
Polda NTB pun menegaskan komitmennya untuk terus melindungi masyarakat sekaligus memperluas jaringan kerja sama global demi menjaga keamanan wilayah.
Editor : Marthadi