LombokPost - Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri mengingatkan seluruh CPNS maupun ASN untuk tetap rendah hati dan senantiasa bersyukur atas pencapaian yang diraih.
Menurut Wagub NTB yang akrab disapa Umi Dinda ini, keberhasilan menjadi ASN tidak terlepas dari perjuangan dan doa orang tua serta keluarga.
“Kalian sudah menjadi bagian dari ASN Pemprov NTB. Pencapaian ini tidak lepas dari perjuangan dan doa orang tua, pasangan, serta keluarga. Status boleh berubah, tetapi sikap dan kepribadian harus tetap dijaga,” kata Umi Dinda saat membuka kegiatan Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) lingkup Pemerintah Provinsi NTB angkatan VIII–X Tahun 2026 di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia NTB, Senin (13/4).
Baca Juga: Hari Pertama WFH, Wakil Bupati Lombok Tengah Awasi ASN
Kegiatan Latsar ini diikuti sebanyak 114 peserta yang berasal dari berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemprov NTB.
Pelatihan dilaksanakan selama delapan hari, mulai 13 hingga 18 April 2026.
Wagub Umi Dinda juga menekankan bahwa para peserta berasal dari latar belakang sosial dan ekonomi yang beragam.
Baca Juga: WFH ASN Diawasi Ketat, Keluar 100 Meter Langsung Kena Sanksi
Namun demikian, seluruh ASN dituntut untuk memiliki komitmen yang sama dalam menjalankan aturan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Saling mendukung antar sesama sangat penting dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat. Kita harus percaya bahwa setiap kebaikan yang kita lakukan akan membawa pada kesuksesan ke depan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Wagub Umi Dinda mendorong para peserta untuk terus belajar dan mengembangkan kompetensi.
Baca Juga: Rekrutmen ASN Mataram 2026: Tambahan Tipis, Beban Tetap Dijaga
Menurutnya, proses belajar tidak hanya terbatas pada pendidikan formal, tetapi juga mencakup kemampuan dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas.
“Teruslah belajar dan mengasah kemampuan. Ini menjadi fondasi penting dalam perjalanan karier sebagai abdi negara,” tegasnya.
Selain itu, Wagub Umi Dinda juga mengingatkan pentingnya kedisiplinan, termasuk dalam menjaga penampilan dan penggunaan atribut ASN sebagai bagian dari identitas dan tanggung jawab profesi.
“Jaga kedisiplinan, termasuk dalam penggunaan seragam ASN. Itu adalah identitas yang harus dijaga dengan baik,” ujarnya.
Menutup arahannya, Wagub Umi Dinda menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta Latsar serta mengajak untuk menjaga kebersamaan dan solidaritas.
“Jalin persaudaraan dan terus saling mendoakan. Sepuluh hingga dua puluh tahun ke depan, kalianlah yang akan menjadi pemimpin,” pungkasnya. (lil/diskominfotikntb)