Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

WFH ASN Diawasi Ketat, Keluar 100 Meter Langsung Kena Sanksi

S
Penulis: Sanchia Vaneka❯
ILUSTRASI: Kebijakan WFH harus ditaati oleh pegawai Pemkot Mataram.
ILUSTRASI: Kebijakan WFH harus ditaati oleh pegawai Pemkot Mataram. (IVAN/LOMBOK POST)

Advertisement

 

 

 

Advertisement

LombokPost - Bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mencoba nakal dengan bekerja di luar titik koordinat yang ditentukan, siap-siap gigit jari. Sanksi tegas berupa pemotongan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) menanti.

 

“Itu kan berkaitan dengan absensi. Kalau melanggar, ada pemotongan otomatis di sistem,” ungkap Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram Taufik Priyono, Selasa (7/4).  

Advertisement

 

Ia menegaskan, pengawasan terhadap pegawai yang menjalani WFH dilakukan secara digital. Melalui sistem absensi titik koordinat, posisi pegawai akan terpantau secara real-time.

 

Aturan main WFH ditegaskan sangat ketat. Pegawai hanya diberikan ruang gerak maksimal 100 meter dari titik koordinat tempat tinggalnya yang telah terdaftar. 

Advertisement
Editor : Lalu Mohammad Zaenudin
Sumber : Liputan Berita Lombok Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Mahasiswa Doktoral UIN Mataram Ni Wayan Supadmi Hadirkan Curhat Gratis Bersama Ibu-ibu di CFD

Mahasiswa Doktoral UIN Mataram Ni Wayan Supadmi Hadirkan Curhat Gratis Bersama Ibu-ibu di CFD

Kepedulian terhadap kesehatan mental dan kesejahteraan spiritual generasi muda diwujudkan melalui kegiatan Curhat Gratis Bersama Ibu.

Diarpus Mataram Resmi Gelar Wisata Arsip 'JARI SOLAH', Ajak Pelajar Kenali Sejarah dan Budaya Daerah

Diarpus Mataram Resmi Gelar Wisata Arsip 'JARI SOLAH', Ajak Pelajar Kenali Sejarah dan Budaya Daerah

Diarpus Kota Mataram resmi menggelar kegiatan Wisata Arsip bertajuk “JARI SOLAH” (Jelajah Arsip Siswa/i Sekolah) pada Rabu (4/11/2026).

PKL Hingga Parkir Liar Disorot, Wali Kota Disarankan Benahi Taman Udayana

PKL Hingga Parkir Liar Disorot, Wali Kota Disarankan Benahi Taman Udayana

Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram diminta lebih tegas dalam menangani berbagai persoalan sosial dan keamanan yang muncul di tengah masyarakat

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer