Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Perkuat Sinergi, Satpol PP NTB Tingkatkan Kapasitas Aparatur dalam Pemberantasan Cukai Ilegal 2026

Siti Aeny Maryam • Kamis, 23 April 2026 | 19:15 WIB
Satpol PP NTB tekan peredaran BKC ilegal melalui penyelenggaraan Bimtek Peningkatan Kapasitas Pelaksana Kegiatan tahun 2026.
Satpol PP NTB tekan peredaran BKC ilegal melalui penyelenggaraan Bimtek Peningkatan Kapasitas Pelaksana Kegiatan tahun 2026.
LombokPost - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengambil langkah proaktif dalam menekan peredaran Barang Kena Cukai (BKC) ilegal melalui penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Pelaksana Kegiatan tahun 2026.

Kegiatan strategis ini dipimpin langsung oleh Kasat Pol PP NTB, Dra. Nunung Triningsih, M.M., sebagai upaya memperkokoh kesiapan personel di lapangan.

Acara resmi dibuka oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi NTB, Dr. H. Fathul Gani, yang hadir mewakili Sekretaris Daerah NTB. Turut hadir dalam agenda tersebut perwakilan Bea Cukai Mataram dan Sumbawa, serta jajaran Kasat Pol PP dari seluruh kabupaten/kota se-NTB.

Baca Juga: Sesak Napas Tak Kunjung Membaik, Satu Lagi JCH Kloter 3 Lombok Barat Dilarikan ke RSUD NTB

Untuk memastikan efektivitas materi, Bimtek ini dibagi menjadi dua zona wilayah, yakni Zona Pulau Lombok dan Zona Pulau Sumbawa.

Pembagian ini bertujuan agar para aparatur dapat lebih fokus memahami dinamika penegakan hukum sesuai karakteristik wilayah masing-masing.

Dalam sesi tersebut, Kasat Pol PP NTB Nunung Triningsih juga turun langsung sebagai pemateri, memberikan arahan mendalam mengenai strategi penindakan serta pentingnya penguatan koordinasi lintas sektor.

Baca Juga: Curi Uang Nasabah Bank Demi Judi Online

"Peningkatan kapasitas SDM adalah kunci agar penegakan Perda dapat berjalan secara humanis namun tetap efektif dalam menekan angka peredaran barang ilegal," tegas Nunung.

Turut hadir dalam agenda tersebut perwakilan Bea Cukai Mataram dan Sumbawa, serta jajaran Kasat Pol PP dari seluruh kabupaten/kota se-NTB.
Turut hadir dalam agenda tersebut perwakilan Bea Cukai Mataram dan Sumbawa, serta jajaran Kasat Pol PP dari seluruh kabupaten/kota se-NTB.

 

Kolaborasi Terpadu untuk Stabilitas Ekonomi

Langkah ini merupakan implementasi nyata dari sinergi antara pemerintah daerah dan instansi vertikal.

Kolaborasi antara Satpol PP dan Bea Cukai kini semakin diintensifkan melalui skema terpadu yang mencakup tiga poin utama. Yakni Sosialisasi preventif kepada masyarakat, Pengumpulan informasi intelijen yang akurat dan Operasi gabungan penindakan di titik-titik rawan.

Dengan penguatan kapasitas ini, Satpol PP NTB berkomitmen untuk terus mendukung optimalisasi penerimaan negara serta menciptakan iklim usaha yang sehat bagi masyarakat di Bumi Gora.

Baca Juga: Giliran Camat Pajo Akan Diperiksa, Terkait Dugaan Pemerasan Oknum Jaksa di Dompu

Melalui penegakan hukum yang terukur, diharapkan tantangan peredaran BKC ilegal di wilayah NTB dapat diminimalisir secara signifikan.

Editor : Siti Aeny Maryam
#sinergi #Satpol PP #kolaborasi #NTB #kasat