Kegiatan strategis ini dipimpin langsung oleh Kasat Pol PP NTB, Dra. Nunung Triningsih, M.M., sebagai upaya memperkokoh kesiapan personel di lapangan.
Acara resmi dibuka oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi NTB, Dr. H. Fathul Gani, yang hadir mewakili Sekretaris Daerah NTB. Turut hadir dalam agenda tersebut perwakilan Bea Cukai Mataram dan Sumbawa, serta jajaran Kasat Pol PP dari seluruh kabupaten/kota se-NTB.
Baca Juga: Sesak Napas Tak Kunjung Membaik, Satu Lagi JCH Kloter 3 Lombok Barat Dilarikan ke RSUD NTB
Untuk memastikan efektivitas materi, Bimtek ini dibagi menjadi dua zona wilayah, yakni Zona Pulau Lombok dan Zona Pulau Sumbawa.
Pembagian ini bertujuan agar para aparatur dapat lebih fokus memahami dinamika penegakan hukum sesuai karakteristik wilayah masing-masing.
Dalam sesi tersebut, Kasat Pol PP NTB Nunung Triningsih juga turun langsung sebagai pemateri, memberikan arahan mendalam mengenai strategi penindakan serta pentingnya penguatan koordinasi lintas sektor.
Baca Juga: Curi Uang Nasabah Bank Demi Judi Online
"Peningkatan kapasitas SDM adalah kunci agar penegakan Perda dapat berjalan secara humanis namun tetap efektif dalam menekan angka peredaran barang ilegal," tegas Nunung.
Kolaborasi Terpadu untuk Stabilitas Ekonomi
Langkah ini merupakan implementasi nyata dari sinergi antara pemerintah daerah dan instansi vertikal.
Kolaborasi antara Satpol PP dan Bea Cukai kini semakin diintensifkan melalui skema terpadu yang mencakup tiga poin utama. Yakni Sosialisasi preventif kepada masyarakat, Pengumpulan informasi intelijen yang akurat dan Operasi gabungan penindakan di titik-titik rawan.
Dengan penguatan kapasitas ini, Satpol PP NTB berkomitmen untuk terus mendukung optimalisasi penerimaan negara serta menciptakan iklim usaha yang sehat bagi masyarakat di Bumi Gora.
Baca Juga: Giliran Camat Pajo Akan Diperiksa, Terkait Dugaan Pemerasan Oknum Jaksa di Dompu
Melalui penegakan hukum yang terukur, diharapkan tantangan peredaran BKC ilegal di wilayah NTB dapat diminimalisir secara signifikan.
Editor : Siti Aeny Maryam