LombokPost--Semangat emansipasi perempuan ala Kartini tercermin dalam kiprah Direktur RS Mandalika Provinsi NTB, dr. Oxy Cahyowahyuni.
Ia tampil sebagai narasumber dalam program Sudut Pandang TVRI NTB, Kamis (23/4), dalam rangka memperingati Hari Kartini.
Dalam dialog tersebut, dr Oxy menggambarkan sosok perempuan masa kini yang mampu menjawab keraguan terhadap kapasitas perempuan dalam memimpin.
Sejak dipercaya memimpin RS Mandalika yang mulai beroperasi pada 2023, ia dihadapkan pada berbagai tantangan.
Mulai dari kondisi gedung yang belum sepenuhnya rampung, keterbatasan sumber daya manusia, hingga minimnya jumlah pasien pada masa awal operasional. Namun, kondisi tersebut tidak menjadi penghalang.
Melalui kerja keras dan konsistensi, RS Mandalika perlahan menunjukkan perkembangan signifikan.
Sejumlah langkah strategis dilakukan, di antaranya menjalin kolaborasi dengan Mandalika Grand Prix Association (MGPA) untuk mendukung layanan medis pada berbagai event besar di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.
Tak hanya itu, inovasi layanan juga terus dikembangkan.
RS Mandalika memperkuat layanan preventif kesehatan, membangun dan mengoperasikan Gedung IRNA KRIS, serta menyelesaikan fasilitas TB DOT guna menunjang penanganan penyakit paru secara lebih komprehensif.
Upaya tersebut mendapat apresiasi dari Wakil Menteri Kesehatan RI, Dante Saksono Harbuwono.
Ia menilai RS Mandalika sebagai salah satu rumah sakit percontohan di kawasan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) di Indonesia.
Kiprah dr Oxy menjadi bukti nyata bahwa perempuan mampu menjawab tantangan dan mengambil peran strategis dalam pembangunan.
Semangat Kartini pun terus hidup melalui dedikasi dan karya, membawa harapan menuju masa depan yang lebih terang.
Editor : Kimda Farida