Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Cetak Wirausaha Muda Kuliner, Dikpora NTB Gandeng Dikbudpora Bima Gelar Pelatihan Guna Tekan Kemiskinan dan Narkoba

Pujo Nugroho • Kamis, 30 April 2026 | 12:44 WIB
Dikpora NTB bersama Dikbudpora Bima menggelar pelatihan wirausaha muda bidang kuliner. (IST/LOMBOK POST)
Dikpora NTB bersama Dikbudpora Bima menggelar pelatihan wirausaha muda bidang kuliner. (IST/LOMBOK POST)

 

 

 

LombokPost - Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Bima melakukan langkah konkret dalam memperkuat struktur ekonomi masyarakat bawah. Melalui Pelatihan Kewirausahaan Pemuda 2026, instansi ini berkomitmen mencetak wirausaha muda kuliner yang mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa di wilayah Bima dan sekitarnya.

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Parewa ini resmi dibuka pada Rabu (29/4). Fokus utama dari agenda ini bukan sekadar memberikan keterampilan teknis, melainkan sebagai strategi besar untuk menekan angka kemiskinan dan memutus rantai peredaran narkoba di kalangan generasi milenial dan Gen Z.

Kepala Dinas Dikbudpora Bima Syahrul dalam sambutannya menegaskan bahwa wirausaha muda kuliner harus memiliki mental petarung. Menurutnya, pemuda adalah tulang punggung yang harus mampu menciptakan lapangan kerja, bukan sekadar mencari kerja.

"Jangan menyia-nyiakan kesempatan ini. Melalui Pelatihan Kewirausahaan Pemuda 2026, Anda semua dipersiapkan menjadi motor penggerak ekonomi. Kita ingin lahir baru pengusaha-pengusaha yang mampu meningkatkan taraf ekonomi desa dan berkontribusi nyata bagi daerah," ujar Syahrul.

Baca Juga: Dikpora NTB Dorong Transformasi Kepala Sekolah, Atasi Kesenjangan Pendidikan dan SPMB

Senada dengan itu, Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Kepemudaan Dikpora NTB Tarmidzi menjelaskan bahwa sebanyak 40 peserta potensial berusia 16-30 tahun dilibatkan. Mereka berasal dari berbagai pelosok seperti Woha, Sape, hingga Tambora. Fokusnya adalah memastikan wirausaha muda kuliner ini menguasai standar profesional.

"Kami ingin mereka tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan inovatif. Pelatihan Kewirausahaan Pemuda 2026 ini membekali mereka mulai dari penguasaan gizi, higienitas pangan, hingga strategi pemasaran digital yang sangat krusial bagi kemajuan UMKM Kuliner Bima saat ini," jelas Tarmidzi.

Menariknya, pelatihan ini tidak hanya bicara soal resep masakan. Para peserta juga diberikan materi penguatan karakter, personal branding, hingga sosialisasi bahaya narkoba yang disampaikan langsung oleh pihak BNN. Hal ini dilakukan agar para calon pengusaha ini memiliki integritas tinggi dan menjauhi barang haram tersebut sembari fokus membangun ekonomi desa.

Selama tiga hari intensif, para peserta langsung mempraktikkan pembuatan aneka kue dan produk tata boga lainnya. Hasilnya pun sangat memuaskan dengan kualitas rasa yang kompetitif. Dengan adanya Pelatihan Kewirausahaan Pemuda 2026, diharapkan muncul efek domino bagi kesejahteraan keluarga dan lingkungan sekitar melalui sektor kuliner yang lebih modern dan siap bersaing di pasar nasional.

Baca Juga: Gebrakan Dikpora NTB: Gandeng Kemenpora RI Perkuat Program Kepemudaan dan Dongkrak IPP  

Kehadiran para peserta dari berbagai kecamatan diharapkan menjadi katalisator lahirnya "Desa Berdaya". Di mana pemuda tidak lagi harus merantau, namun mampu menciptakan kedaulatan ekonomi melalui UMKM Kuliner Bima yang tangguh dan terhindar dari pengaruh buruk lingkungan termasuk bahaya narkoba.

Editor : Pujo Nugroho
#Dikpora NTB #Pelatihan Kewirausahaan Pemuda 2026 #Wirausaha Muda Kuliner #pelatihan #Dikbudpora Bima