LombokPost - Apa jadinya jika standar kesehatan tinggi bertemu dengan cita rasa ala restoran? Itulah yang terjadi setiap hari di menu MBG SPPG Karang Bongkot Lombok Barat.
Sebagai unit dapur pertama yang dikelola oleh Yayasan Batu Emas, SPPG Karang Bongkot bukan hanya sekadar tempat memasak. Ini adalah pusat inovasi pangan yang menjadi barometer nasional untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah sejak September 2025.
Menu yang disiapkan SPPG Karang Bongkot selalu menggugah selera pelajar. Ribuan anak sekolah menghabiskan sayur dan lauk yang SPPG ini siapkan setiap harinya.
Baca Juga: Transformasi SPPG Karang Bongkot, Standar Baru Dapur Higienis dan Komitmen Kelengkapan Gizi
Fenomena "Ompengan Kosong" ini menjadi bukti sahih bahwa menu yang diracik oleh tim Yayasan Batu Emas benar-benar menggugah selera.
"Kami tidak ingin anak-anak makan karena terpaksa. Kami ingin mereka makan karena memang suka. Itulah sebabnya pemilihan menu disesuaikan dengan lidah generasi muda saat ini," ujar Muhazam, SP., pemimpin Yayasan Batu Emas.
Melayani 2.615 penerima manfaat setiap pagi bukanlah perkara mudah, namun SPPG Karang Bongkot berhasil mematahkan mitos bahwa masakan skala besar itu membosankan.
Baca Juga: Dapur MBG Ramai-Ramai Urus Sertifikat Higiene, Dikes Mataram Pastikan Tak Ada "Jalur Belakang"
Pengawasan ketat selalu dilakukan. Mulai dari seleksi bahan baku yang segar, proses produksi yang higienis, hingga makanan tiba di sekolah, semuanya berada di bawah radar pengawasan ketat sesuai standar Badan Gizi Nasional (BGN).
"Kami menjamin setiap suapan bebas dari kuman penyakit. Standar sanitasi lingkungan dan kebersihan personel juga menjadi fokus utama kami," tambah Muhazam.
Selain itu menyajikan makanan yang enak saja tidak cukup. Setiap porsi dirancang ahli gizi agar sesuai dengan kebutuhan tumbuh kembang pelajar.
Dari keceriaan anak-anak di PAUD dan TK, hingga semangat remaja di SMPN 2 Labuapi dan tingkat SMA, layanan SPPG ini menjangkau 22 institusi pendidikan. Yakni di Desa Karang Bongkot, Desa Perampuan Kuranji, Desa Kuranji Dalang dan Desa Telaga Waru.
SPPG Karang Bongkot adalah bukti nyata bahwa pengabdian tulus yang dikelola secara profesional mampu menghasilkan dampak luar biasa. Dia hadir untuk memastikan tidak ada lagi anak yang belajar dengan perut lapar, dan tidak ada lagi gizi yang terbuang sia-sia.
Editor : Siti Aeny Maryam