LombokPost – Momentum Idul Adha kembali dimaknai sebagai ruang berbagi dan memperkuat kepedulian sosial.
Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (DPD Apjati) Nusa Tenggara Barat bersama PT Cipta Rezeki Utama menyalurkan hewan kurban kepada masyarakat yang membutuhkan di sejumlah titik.
"Tahun ini, total delapan hewan kurban disalurkan. Rinciannya dua ekor sapi atas nama DPD Apjati NTB, satu ekor sapi serta lima ekor kambing dari PT Cipta Rezeki Utama," jelas Ketua DPD Apjati NTB H Edy Sopyan yang juga Komisaris Utama PT Cipta Rezeki Utama, Sabtu (23/5).
Penyaluran dilakukan dengan menyasar masyarakat yang dinilai membutuhkan, termasuk warga Kampung Nelayan di Kampung Bugis, Bintaro yang terdampak gelombang laut, lingkungan sekretariat Apjati, instansi terkait, serta masyarakat di sekitar kantor PT Cipta Rezeki Utama.
Haji Edy, sapaan.ya mengatakan, kegiatan kurban tidak sekadar rutinitas tahunan, tetapi menjadi bentuk rasa syukur sekaligus tanggung jawab sosial kepada masyarakat.
Baca Juga: Perputaran Ekonomi dari Pengiriman Sapi Kurban NTB Tembus Setengah Triliun Rupiah
Menurutnya, semangat berbagi pada Hari Raya Idul Adha menjadi nilai yang terus dijaga oleh organisasi dan perusahaan yang dipimpinnya.
“DPD Apjati dan PT Cipta Rezeki Utama ingin terus hadir dan berbagi rezeki kepada masyarakat yang membutuhkan. Bagi kami, ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi sudah menjadi kewajiban untuk menyisihkan sebagian rezeki kepada sesama,” ujar Haji Edy.
Ia menjelaskan, masyarakat pesisir menjadi salah satu perhatian karena dalam beberapa waktu terakhir menghadapi dampak cuaca dan gelombang yang memengaruhi aktivitas ekonomi warga.
Karena itu, penyaluran kurban diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mempererat hubungan sosial.
Selain warga pesisir, distribusi hewan kurban juga dilakukan kepada lingkungan sekitar perusahaan dan mitra kerja sebagai bentuk kebersamaan dalam merayakan Idul Adha.
Haji Edy menambahkan, tradisi berkurban telah menjadi agenda rutin yang selalu diupayakan setiap tahun.
Menurutnya, semangat berbagi pada hari besar keagamaan memiliki makna penting untuk menjaga nilai kemanusiaan dan solidaritas sosial.
Baca Juga: Presiden Prabowo Borong Tiga Ekor Sapi Kurban dari Lombok Tengah
“Alhamdulillah, momen berbagi seperti ini selalu kami lakukan setiap Hari Raya Idul Adha. Bahkan bagi kami, kalau tidak berkurban rasanya ada yang kurang. Karena dari kurban ini ada nilai keikhlasan, kebersamaan, dan kepedulian yang ingin terus kami hidupkan,” katanya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberi manfaat bagi masyarakat penerima serta menginspirasi lebih banyak pihak untuk memperkuat budaya berbagi, terutama pada momentum hari besar keagamaan.
Editor : Kimda Farida