Meski dikemas dalam konsep yang sangat sederhana, atmosfer acara justru terasa begitu megah oleh untaian makna, air mata bahagia, dan yang paling utama, yakni catatan prestasi kelulusan 100 persen.
Kesederhanaan acara sama sekali tidak mereduksi esensi perpisahan. Sebaliknya, panggung pelepasan justru bertransformasi menjadi wadah unjuk bakat, di mana kolaborasi atraksi seni antara guru dan murid tampil semarak, menegaskan bahwa sekolah ini adalah rumah bagi kreativitas yang hidup.
Baca Juga: Alumni SDN 1 Jerowaru Urunan Perbaiki Sekolah
Dikenal sebagai salah satu sekolah dasar berprestasi di Kota Mataram, SDN 18 Mataram kembali membuktikan taringnya tahun ini.
Sebanyak 23 murid kelas VI dinyatakan lulus dengan hasil terbaik. Prestasi ini bukan kebetulan semata, melainkan buah dari tradisi akademis yang kuat. Lulusan dari sekolah ini secara konsisten dikenal kerap berhasil menembus dan bersaing di berbagai Sekolah Menengah Pertama (SMP) mentereng dan terkemuka yang ada di ibu kota provinsi ini.
"Kondisi perayaan kelulusan boleh saja sederhana, namun penuh makna. Hal itu tidak mengurangi rasa haru anak-anak dan guru. Ditambah lagi dengan capaian kelulusan 100 persen, alhamdulillah," ujar Ketua Komite SDN 18 Mataram, Sukarman, MA., dengan nada bergetar penuh rasa haru saat menyampaikan sambutannya.
Baca Juga: Ijazah Bisa Gagal Terbit, Disdik Mataram Minta Sekolah Segera Bereskan Dapodik dan Residu NIK
Sukarman menekankan bahwa fondasi terkuat dari rentetan prestasi siswa SDN 18 Mataram mengakar pada pembentukan karakter dan mental di bangku sekolah dasar. Guru-guru di sekolah ini dinilai sangat berhasil membangun mental anak-anak untuk berani tampil dan mengeksplorasi bakat serta minat mereka.
Tak heran jika outputnya luar biasa. Sukarman secara khusus melayangkan apresiasi tinggi kepada jajaran pendidik. Intervensi pedagogis para guru tidak hanya meloloskan alumni ke sekolah-sekolah favorit, tetapi juga mengantarkan banyak siswa menorehkan prestasi gemilang di bidang akademik, olahraga, hingga seni.
Di balik gemerlap prestasi para siswa, ada keringat dan dedikasi kolektif dari para guru yang bergerak dalam senyap.
Plt Kepala SDN 18 Mataram, Mayapramita, S.Pd., atau yang akrab disapa Guru Maya, menjabarkan bahwa keberhasilan meluluskan siswa dengan predikat terbaik merupakan hasil kerja tim (teamwork) yang tak boleh terputus.
"Semua guru memiliki peran besar dalam mendidik siswa. Dari kelas satu mereka diajar membaca dan menulis, kelas dua mulai berhitung, perkalian, dan pembagian, hingga seterusnya ke kelas atas. Ini adalah rangkaian tim yang solid dan sangat berjasa untuk menghasilkan siswa-siswi terbaik hasil didikan SDN 18 Mataram," ungkap Guru Maya yang juga turut mengajar di Kelas VI ini.
Keberhasilan tahun ajaran ini terasa jauh lebih bermakna dan monumental. Pasalnya, 23 siswa yang lulus ini merupakan generasi tangguh yang sempat menemui tantangan berat, termasuk harus melewati masa-masa sulit belajar dari rumah selama berbulan-bulan akibat hantaman pandemi Corona di masa lalu.
Melalui tempaan mental, adaptasi teknologi, dan kegigihan guru yang luar biasa, tantangan tersebut justru berhasil dikonversi menjadi prestasi yang membanggakan.
Baca Juga: Sekolah Demokrasi KPU Sasar Pemilih Rentan dan Pemula
Acara pelepasan pun ditutup dengan rasa optimisme yang membubung tinggi. Pihak sekolah menyampaikan terima kasih mendalam kepada para orang tua yang telah memercayakan masa depan putra-putri mereka untuk ditempa di SDN 18 Mataram.