Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Gubernur NTB: Marwah MTQ Ada di Tangan Dewan Hakim

Redaksi • Rabu, 10 Juni 2026 | 10:10 WIB
MTQ: Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal bersama bupati dan wakil bupati Loteng, kajari dan kapolres Loteng, serta kepala Biro Kesra Setda NTB saat mengukuhkan Dewan Hakim MTQ XXXI Tingkat Provinsi NTB Tahun 2026 di Ballroom Kantor Bupati Lombok Tengah, Praya, Selasa (9/6). (DISKOMINFOTIK NTB/LOMBOK POST)
MTQ: Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal bersama bupati dan wakil bupati Loteng, kajari dan kapolres Loteng, serta kepala Biro Kesra Setda NTB saat mengukuhkan Dewan Hakim MTQ XXXI Tingkat Provinsi NTB Tahun 2026 di Ballroom Kantor Bupati Lombok Tengah, Praya, Selasa (9/6). (DISKOMINFOTIK NTB/LOMBOK POST)

LombokPost - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal menegaskan bahwa kredibilitas dan marwah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) berada di tangan dewan hakim.

Karena itu, objektivitas, kejujuran, dan integritas dalam penilaian menjadi kunci utama menjaga kepercayaan masyarakat terhadap MTQ yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

Penegasan tersebut disampaikan Gubernur saat mengukuhkan Dewan Hakim MTQ XXXI Tingkat Provinsi NTB Tahun 2026 di Ballroom Kantor Bupati Lombok Tengah, Praya, Selasa (9/6).

Baca Juga: Poltekpar Lombok Siap Sukseskan MTQ XXXI NTB, Siapkan Masjid hingga GOR Kampus

Turut hadir bupati, wakil bupati, sekretaris daerah, kepala Kejaksaan Negeri, kapolres Lombok Tengah dan Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda NTB, serta unsur panitia dan Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ).

Dalam arahannya, Gubernur Miq Iqbal menyampaikan bahwa keberlangsungan MTQ hingga lebih dari enam dekade menunjukkan bahwa kegiatan tersebut tetap relevan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurut Gubernur Miq Iqbal, dalam prinsip survival of the fittest, sesuatu yang tidak lagi relevan akan ditinggalkan oleh zaman. Namun MTQ justru terus bertahan dan mendapat tempat terhormat di tengah masyarakat.

Baca Juga: Sirkuit Mandalika Jadi Venue MTQ NTB, Persiapan Sudah 80 Persen

“MTQ tetap eksis karena masyarakat percaya pada proses dan hasilnya. Kepercayaan itu lahir dari integritas para dewan hakim yang menjalankan tugas secara objektif dan profesional,” ujarnya.

Gubernur Miq Iqbal menilai salah satu kekuatan MTQ adalah tingginya penghormatan masyarakat terhadap keputusan dewan hakim. Berbeda dengan berbagai kompetisi lain yang sering memunculkan polemik, hasil MTQ diterima dengan baik karena proses penilaiannya dipercaya berlangsung secara jujur dan adil.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Miq Iqbal juga menyampaikan tekadnya untuk mengembalikan kejayaan NTB sebagai salah satu kekuatan utama Tilawatil Quran di tingkat nasional.

Baca Juga: Targetkan Perputaran Ekonomi Hingga Rp 40 Miliar, MTQ XXXI Provinsi NTB 2026

Gubernur Miq Iqbal mengenang masa ketika NTB hampir selalu menjadi daerah yang diperhitungkan dalam setiap perhelatan MTQ nasional dan mampu menempatkan qari maupun qariahnya di jajaran terbaik Indonesia.

“Sebagai daerah yang dikenal dengan julukan Pulau Seribu Masjid, tidak berlebihan jika kita bercita-cita menjadikan NTB sebagai salah satu pusat pengembangan Tilawatil Quran di Indonesia,” tegasnya.

Menurut Gubernur Miq Iqbal, kebangkitan prestasi MTQ NTB harus dimulai dari penguatan kelembagaan LPTQ, pembinaan yang berkelanjutan, serta keterlibatan seluruh kabupaten dan kota dalam semangat yang sama.

Karena itu, Gubernur Miq Iqbal meminta kepengurusan LPTQ Provinsi NTB menjadi rumah bersama yang mampu mengakomodasi seluruh daerah serta membangun rasa memiliki terhadap gerakan pembinaan Alquran di NTB.

Gubernur Miq Iqbal juga mengapresiasi Pemkab Lombok Tengah sebagai tuan rumah MTQ XXXI yang dinilai berhasil menghadirkan berbagai inovasi dalam penyelenggaraan, meskipun di tengah keterbatasan fiskal yang dihadapi daerah.

Menurut Gubernur Miq Iqbal, pelaksanaan MTQ tahun ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi. Tetapi juga memperkuat nilai-nilai persaudaraan, solidaritas sosial, dan kerukunan antarumat beragama yang menjadi kekuatan masyarakat NTB.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Miq Iqbal mengukuhkan dewan hakim yang akan bertugas pada delapan cabang perlombaan, Meliputi Tilawah Alquran, Qira'at Sab'ah, Hifzil Quran, Tafsir Alquran, Fahmil Quran, Syarhil Quran, Khath Alquran, serta Karya Tulis Ilmiah Alquran yang akan dilaksanakan di sejumlah arena lomba di Lombok Tengah.

Gubernur Miq Iqbal berharap seluruh dewan hakim dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, menjaga independensi, serta menjadikan MTQ sebagai sarana membumikan nilai-nilai Alquran di tengah kehidupan masyarakat.

“Semoga seluruh dewan hakim diberikan kesehatan, kekuatan, dan kemudahan dalam menjalankan tugas, serta mampu menjaga marwah MTQ sebagai wadah syiar dan pembinaan Alquran di NTB,” pungkasnya. (lil/diskominfotikntb)

Editor : Redaksi Lombok Post Online
#dewan hakim #Pembinaan #mtq #perlombaan #NTB