LombokPost-Jumlah jamaah haji asal NTB yang meninggal dunia selama penyelenggaraan ibadah haji 2026, bertambah menjadi 12 orang.
Penambahan itu terjadi setelah seorang jamaah asal Kabupaten Bima yang tergabung dalam Kloter 4, meninggal dunia saat menjalani perawatan di RSUP NTB, Kamis (11/6).
Baca Juga: Jamaah Haji Asal Bima Meninggal Dunia Bertambah Jadi Tiga Orang
Jamaah tersebut diketahui telah menjalani perawatan sejak 4 Juni lalu, setelah didiagnosis suspek pneumonia. Setelah beberapa hari mendapatkan penanganan medis, jamaah itu mengembuskan napas terakhir pada Kamis pagi.
Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) NTB Lalu Muhamad Amin menyampaikan belasungkawa atas wafatnya jamaah asal Kabupaten Bima tersebut.
Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dalam menghadapi musibah itu.
“Kami turut berduka cita yang mendalam. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan,” ujarnya.
Amin menegaskan pihaknya akan memastikan seluruh hak jamaah yang meninggal dunia dapat dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku. “Kami memastikan hak-hak jamaah yang wafat dapat dipenuhi dengan baik,” katanya.
Baca Juga: Jamaah Haji Khusus Muhsinin Tuntaskan Seluruh Rangkaian Ibadah dengan Nyaman
Hingga saat ini, proses pemulangan jamaah haji asal NTB masih berlangsung. Berdasarkan jadwal, kepulangan jamaah dibagi dalam 15 kelompok terbang (kloter) dan berlangsung sejak 1 Juni hingga 21 Juni 2026.
Per 14 Juni, sebanyak 10 kloter telah tiba di NTB, sementara lima kloter lainnya dijadwalkan tiba secara bertahap hingga 21 Juni mendatang.
Editor : Akbar Sirinawa