Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Gubernur NTB dan Wakil Kepala BPS RI Gaungkan Sensus Ekonomi 2026, Pelaku Usaha Diajak Berikan Data Akurat

Rury Anjas Andita • Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:42 WIB
Gubernur NTB dan Wakil Kepala BPS RI mencanangkan Sensus Ekonomi 2026. Pelaku usaha diajak memberikan data akurat.
Gubernur NTB dan Wakil Kepala BPS RI mencanangkan Sensus Ekonomi 2026. Pelaku usaha diajak memberikan data akurat.

LombokPost – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat bersama Badan Pusat Statistik (BPS) RI meneguhkan komitmen menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026). Komitmen tersebut ditandai dengan pencanangan resmi yang digelar di Gedung Gelanggang Pemuda Youth Center NTB, Jumat (19/6).

Kegiatan yang berlangsung meriah itu dihadiri Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, Wakil Kepala BPS RI Sonny Harry Budiutomo Harmadi, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani, para bupati dan wali kota se-Pulau Lombok, unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, pelaku usaha, hingga berbagai elemen masyarakat.

Lebih dari 500 undangan memadati lokasi acara sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang pendataan lapangannya telah dimulai secara serentak di seluruh Indonesia sejak 15 Juni 2026.

Baca Juga: Dunia Usaha Didorong Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

“Data ekonomi yang baik akan melahirkan kebijakan yang baik. Karena itu, Sensus Ekonomi 2026 harus kita sukseskan bersama,” kata Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal saat memberikan sambutan.

Menurut mantan Duta Besar Indonesia untuk Turki tersebut, kualitas data menjadi faktor utama dalam menentukan arah pembangunan daerah maupun nasional. Karena itu, masyarakat dan pelaku usaha diminta memberikan informasi yang akurat kepada petugas sensus.

“Ketika datanya baik, maka perencanaannya akan baik. Ketika perencanaannya baik, manfaat pembangunannya akan semakin dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga: Pemprov NTB dan BPS Dorong Pelaku Usaha Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, BPS Jamin Kerahasiaan Data Responden

Simbol Kolaborasi untuk Data Berkualitas

Prosesi pencanangan ditandai dengan penancapan bendera pada miniatur Gunung Rinjani oleh Gubernur NTB, Wakil Kepala BPS RI, para kepala daerah, dan unsur Forkopimda. Simbol tersebut menggambarkan semangat kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung keberhasilan Sensus Ekonomi 2026.

Momentum tersebut juga diperkuat melalui penandatanganan deklarasi dukungan oleh para bupati dan wali kota sebagai bentuk kesiapan pemerintah daerah menyukseskan pelaksanaan sensus di wilayah masing-masing.

Kepala daerah di NTB sepakat bahwa data ekonomi yang akurat menjadi fondasi penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan yang efektif dan tepat sasaran.

BPS RI: Pelaku Usaha Kunci Keberhasilan Sensus

Wakil Kepala BPS RI Sonny Harry Budiutomo Harmadi menegaskan bahwa Sensus Ekonomi merupakan instrumen strategis untuk memotret kondisi dan perkembangan aktivitas usaha di Indonesia.

Data yang dihasilkan nantinya akan menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi, baik di tingkat nasional maupun daerah.

Menurutnya, keberhasilan sensus tidak hanya bergantung pada petugas lapangan, tetapi juga partisipasi aktif para pelaku usaha sebagai responden.

Baca Juga: Menyongsong Sensus Ekonomi 2026: Memotret Transformasi Ekonomi Nasional

“Data yang akurat akan memberi arah yang jelas bagi pembangunan. Karena itu, setiap pelaku usaha memiliki peran penting dalam menentukan kualitas hasil sensus,” ujarnya.

Ia berharap pelaksanaan SE2026 mampu menghasilkan data yang komprehensif sehingga pemerintah memiliki dasar yang kuat dalam merumuskan kebijakan ekonomi ke depan.

Peresean Meriahkan Pencanangan

Selain agenda seremonial, pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di NTB juga dikemas dengan nuansa budaya lokal. Atraksi peresean, seni bela tradisional masyarakat Sasak, menjadi salah satu daya tarik utama dalam kegiatan tersebut.

Baca Juga: Ini Jadwal Lengkap Rekrutmen Petugas Sensus Ekonomi 2026, Gajinya Sampai Rp 5 Juta per Bulan

Suasana semakin semarak ketika Gubernur NTB dan Wakil Kepala BPS RI turun langsung ke arena untuk memperagakan peresean secara simbolis di hadapan ratusan peserta.

Peresean dipilih sebagai simbol keberanian, ketangguhan, dan sportivitas yang sejalan dengan semangat kolaborasi dalam menyukseskan Sensus Ekonomi 2026.

Melalui pendekatan budaya tersebut, pesan mengenai pentingnya pendataan ekonomi diharapkan lebih mudah diterima dan dipahami masyarakat.

UMKM Tampilkan Produk Unggulan

Rangkaian kegiatan juga dimeriahkan oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menampilkan berbagai produk unggulan khas NTB.

Kehadiran UMKM menjadi representasi nyata aktivitas ekonomi daerah yang akan dipotret melalui Sensus Ekonomi 2026. Stan-stan UMKM pun ramai dikunjungi peserta dan tamu undangan yang hadir.

Baca Juga: Mahasiswa dan Dosen Merapat! Jadwal Rekrutmen 190 Ribu Petugas Sensus Ekonomi Ditetapkan pada Januari–Februari 2026

BPS berharap dukungan pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat dapat menghasilkan data statistik ekonomi yang berkualitas sehingga mampu menjadi dasar pembangunan ekonomi yang lebih inklusif, terukur, dan tepat sasaran pada masa mendatang.

Editor : Rury Anjas Andita
#wakil kepala BPS ri #data akurat #Gubernur NTB #pelaku usaha #Sensus Ekonomi 2026