Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, PLN UIP Nusra Edukasi Murid SD di Mataram Ubah Sampah Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Marthadi • Selasa, 23 Juni 2026 | 13:02 WIB
Tim K3L & KAM PT PLN (Persero) UIP Nusra berfoto bersama para murid dan guru SDN 23 Ampenan usai pelaksanaan kegiatan edukasi pengelolaan sampah dan pemanfaatan limbah bernilai ekonomis dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.
Tim K3L & KAM PT PLN (Persero) UIP Nusra berfoto bersama para murid dan guru SDN 23 Ampenan usai pelaksanaan kegiatan edukasi pengelolaan sampah dan pemanfaatan limbah bernilai ekonomis dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

LombokPost - PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) menggelar edukasi pengelolaan sampah bagi murid SDN 23 Ampenan, Kota Mataram. Melalui kegiatan tersebut, para murid diajak mengolah sampah kertas dan plastik menjadi produk kreatif yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.

Kegiatan yang berlangsung Kamis (18/6) itu menjadi bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang mengusung tema nasional “Saatnya Bekerja untuk Iklim”. PLN menilai edukasi sejak dini penting untuk membangun kesadaran generasi muda terhadap pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Dalam pelaksanaannya, siswa tidak hanya mendapatkan materi edukasi, tetapi juga praktik langsung mendaur ulang sampah menjadi berbagai produk kreatif. Salah satu hasil karya yang diperkenalkan adalah dengklek atau kursi kecil yang dibuat dari bahan bekas.

Kepala SDN 23 Ampenan, Samsul Fahrozi, mengapresiasi kegiatan tersebut karena dinilai mampu memberikan pemahaman nyata kepada siswa mengenai pentingnya pengelolaan sampah.

Baca Juga: Genjot Layanan Birokrasi, Wagub NTB Minta ASN Kreatif Hadapi Keterbatasan Fiskal dan Jauhi Judi Online

“Anak-anak belajar bahwa benda yang selama ini dianggap sampah ternyata masih bisa diolah kembali menjadi produk yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomis,” ujarnya.

Menurut Samsul, sekolah selama ini telah menerapkan program pemilahan sampah, termasuk pengelolaan sampah kertas di setiap kelas. Kehadiran program dari PLN dinilai dapat memperkuat upaya tersebut sekaligus mendorong lahirnya berbagai karya kreatif dari bahan daur ulang.

Ia berharap kolaborasi antara PLN UIP Nusra dan SDN 23 Ampenan dapat terus berlanjut sehingga sekolah mampu menjadi percontohan pengelolaan lingkungan berbasis sekolah di Kota Mataram.

Sementara itu, General Manager PLN UIP Nusra RDW Manurung mengatakan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia menjadi momentum penting untuk membangun kesadaran kolektif dalam menjaga kelestarian bumi.

Baca Juga: Lionel Messi Sah Jadi Raja Gol Piala Dunia, Mbappe dan Haaland Menggila

Menurutnya, langkah sederhana seperti memilah dan mengelola sampah dengan benar dapat menjadi kebiasaan positif yang berdampak besar terhadap lingkungan di masa depan.

“Melalui kegiatan ini, PLN ingin menanamkan kesadaran kepada anak-anak bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai dari hal sederhana. Kami percaya generasi muda memiliki peran penting dalam menciptakan masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan,” katanya.

Manurung menambahkan, edukasi lingkungan juga merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan transisi energi yang ramah lingkungan.

Selain membangun infrastruktur ketenagalistrikan, PLN terus mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan melalui berbagai program sosial dan pendidikan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang digelar PLN UIP Nusra sebagai dukungan terhadap upaya pengurangan sampah dan penerapan prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle (3R) dalam kehidupan sehari-hari.

Editor : Marthadi
#Hari Lingkungan Hidup 2026 #SDN 23 Ampenan #Daur Ulang Sampah #Edukasi Lingkungan Mataram #PLN UIP Nusra