LombokPost--Penguatan kualitas aparatur sipil negara (ASN) terus menjadi perhatian Kantor Wilayah Kementerian Hukum Nusa Tenggara Barat (Kanwil Kemenkum NTB).
Hal itu ditunjukkan melalui pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan pejabat nonmanajerial yang digelar di Aula Pengayoman Kanwil Kemenkum NTB, Kamis (25/6).
Pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya pengembangan karier ASN sekaligus memperkuat kapasitas organisasi dalam menghadapi tuntutan pelayanan publik yang semakin dinamis.
Dalam kegiatan tersebut, Aristy Andisa Putri resmi dilantik dalam kenaikan jenjang Jabatan Fungsional sebagai Analis Sumber Daya Manusia Aparatur Ahli Muda. Sementara itu, I Wayan Supatra dilantik melalui perpindahan jabatan menjadi Analis Kekayaan Intelektual Ahli Pertama.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum NTB, I Gusti Putu Milawati, menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar formalitas administratif atau seremonial semata.
Menurutnya, jabatan yang diemban merupakan bentuk kepercayaan negara yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Jabatan yang Saudara emban hari ini merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan profesionalisme,” tegas Milawati.
Baca Juga: Dukungan ke PWNU NTB Terus Mengalir sebagai Calon Tuan Rumah Muktamar Ke-35 NU
Ia menjelaskan, setiap ASN yang memperoleh promosi maupun perpindahan jabatan dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi dan kemampuan adaptasi agar mampu memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi.
Milawati juga menyoroti pentingnya peran jabatan fungsional dalam mendukung kinerja instansi pemerintah. Menurutnya, penguatan jabatan fungsional menjadi salah satu strategi untuk menciptakan birokrasi yang lebih profesional, efektif, dan berorientasi pada hasil.
Khusus bagi pejabat yang dilantik sebagai Analis Kekayaan Intelektual, Milawati berharap kehadirannya dapat memperkuat layanan di bidang kekayaan intelektual.
Hal ini sejalan dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap pelindungan hak kekayaan intelektual, mulai dari merek, hak cipta, paten, hingga kekayaan intelektual komunal.
Di sisi lain, kenaikan jenjang jabatan fungsional di bidang sumber daya manusia aparatur diharapkan mampu memperkuat tata kelola ASN yang lebih modern dan profesional.
Menurut Milawati, tantangan birokrasi ke depan membutuhkan ASN yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki integritas tinggi, kemampuan beradaptasi, dan semangat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Pelantikan ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Kanwil Kemenkum NTB dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
Dengan penguatan kompetensi ASN, organisasi diharapkan semakin mampu menjalankan tugas dan fungsi pelayanan hukum secara optimal di tengah tuntutan masyarakat yang terus berkembang.
Baca Juga: Lagi-lagi Portugal, Bidikan AC Milan Terus Mengarah ke Liga Itu
Melalui pengembangan karier yang berkelanjutan, Kanwil Kemenkum NTB optimistis dapat menghadirkan birokrasi yang semakin profesional, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Editor : Kimda Farida