Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Kunker Perdana ke NTB Presiden Prabowo Resmikan Bendungan Meninting, Hanya Satu Agenda Utama

Yuyun Erma Kutari • Jumat, 10 Juli 2026 | 10:43 WIB
BAGIAN DARI PSN: Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal (dua dari kiri) saat meninjau kesiapan Bendungan Meninting di Lombok Barat yang akan diresmikan oleh Presiden Prabowo, Rabu (8/7). (BIRO UMUM DAN ADPIM FOR LOMBOK POST)
BAGIAN DARI PSN: Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal (dua dari kiri) saat meninjau kesiapan Bendungan Meninting di Lombok Barat yang akan diresmikan oleh Presiden Prabowo, Rabu (8/7). (BIRO UMUM DAN ADPIM FOR LOMBOK POST)

LombokPost - Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto dijadwalkan melakukan kunjungan kerja (kunker) perdana ke Nusa Tenggara Barat (NTB) hari ini (10/7). Dalam kunjungan tersebut, Presiden hanya memiliki satu agenda utama, yakni meresmikan Bendungan Meninting di Kabupaten Lombok Barat.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) NTB Ahsanul Khalik mengatakan, kepastian agenda tersebut diperoleh setelah rapat koordinasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan instansi terkait.

“Hanya satu aja, beliau ke Bendungan Meninting, beliau meresmikan itu,” terangnya saat ditemui Kamis (9/7).

Baca Juga: Presiden Prabowo Resmikan Bendungan Meninting, Irigasi Lobar-Loteng Jadi Pesan Khusus Gubernur Iqbal

Presiden dijadwalkan tiba di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) sekitar pukul 14.00 Wita, setelah melaksanakan salat Jumat. Dari bandara, Presiden akan melanjutkan perjalanan menuju Bendungan Meninting menggunakan helikopter.

“Rencananya bapak Presiden saat berada di Bendungan Meninting itu satu hingga satu setengah jam,” ujarnya.

Menurut Khalik, rapat koordinasi juga memastikan kesiapan teknis penyambutan Presiden, termasuk kehadiran siswa sekolah dan masyarakat di sekitar lokasi bendungan. Ia menegaskan tidak ada agenda lain di luar peresmian bendungan maupun penutupan jalur lalu lintas selama kunjungan berlangsung.

Baca Juga: Menyimak Suara Perempuan dari Lingkar Bendungan Meninting: Harapan di Tengah Perubahan Bentang Alam dan Tantangan Sosial

“Ada yang bilang bapak Presiden mau ke AMNT, mau ke Sekolah Rakyat itu nggak benar, sekali lagi agenda beliau cuma ke Bendungan Meninting,” kata dia.

Bendungan Meninting berada di Desa Bukit Tinggi, Kecamatan Gunungsari, dan Desa Dasan Geria, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat. Infrastruktur tersebut memiliki kapasitas tampung sekitar 13,14 juta meter kubik dengan luas genangan sekitar 54 hektare.

Selain mendukung irigasi dan penyediaan air baku, bendungan juga berfungsi sebagai pengendali banjir serta mendukung pengembangan energi terbarukan melalui pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH) dan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). Fasilitas pendukung seperti spillway, bangunan intake, dan jalan inspeksi juga telah tersedia.

Baca Juga: Mengintip Pesona Kokoq Kepor di Balik Bendungan Meninting

Dalam kunjungan tersebut, Presiden akan didampingi sejumlah menteri Kabinet Merah Putih. Hingga Kamis (9/7), yang dipastikan hadir antara lain Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Menko Pangan Zulkifli Hasan, dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman.

Pemprov NTB memanfaatkan momentum tersebut untuk menyampaikan berbagai kebutuhan pembangunan daerah kepada pemerintah pusat. Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal telah menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) menyiapkan kompilasi data sektoral sebagai bahan pembahasan bersama Presiden dan para menteri.

Menurut Khalik, pemerintah daerah berharap kunjungan itu dapat membuka peluang percepatan pembangunan di NTB, terutama terkait pengentasan kemiskinan, ketahanan pangan, pengembangan pariwisata, pemberdayaan masyarakat, hingga pembangunan infrastruktur.

Pemprov juga akan mengusulkan sejumlah proyek strategis, seperti penguatan konektivitas melalui konsep port to port serta pembangunan bendungan baru sebagai langkah antisipasi kekeringan di wilayah selatan NTB.

“Tinggal bagaimana kemudian nanti kita mempergunakan kesempatan itu, karena Pak Gubernur pasti akan berbicara dengan menteri-menteri itu soal bagaimana kebutuhan NTB,” pungkasnya.

Terpisah, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal secara khusus memberikan masukan terkait dampak luas bendungan Meninting bagi wilayah sekitarnya, khususnya di Lombok Barat dan Lombok Tengah. "Meninting ini harus segera diselesaikan jaringan irigasinya agar bisa mengairi sawah-sawah di Lombok Barat dan Lombok Tengah," katanya.

Menurut gubernur, aliran irigasi dari Bendungan Meninting sangat krusial bagi petani di Lombok Barat dan Lombok Tengah. Sebagai solusi jangka pendek sebelum Bendungan Mujur resmi beroperasi. Langkah taktis ini dinilai penting, untuk menjaga stabilitas sektor pertanian dan ketahanan pangan di Lombok Tengah yang selama ini, menjadi salah satu lumbung padi di NTB.

Persiapan Penyambutan

Sementara itu, pihak BIZAM memastikan seluruh kesiapan operasional telah rampung. General Manager Angkasa Pura I BIZAM Aidhil Philip Julian mengatakan, seluruh persiapan dilakukan sesuai rencana operasi yang dipimpin Danrem dengan melibatkan seluruh unsur di bandara.

“Dari sisi operasi kesiapan, tentunya terintegrasi dengan rencana operasi yang dipimpin oleh Danrem,” jelasnya.

Sebanyak 312 personel disiagakan untuk mendukung operasional, mulai dari aspek keselamatan, keamanan, teknis, hingga pelayanan penumpang.

Aidhil memastikan kunjungan Presiden tidak akan mengganggu penerbangan komersial. Pengaturan area parkir pesawat telah disusun agar pesawat kepresidenan dan helikopter dapat beroperasi tanpa menghambat layanan reguler.

“Dalam konteks operasional bandar udara, operasi VVIP tidak akan mengganggu operasi pelayanan kepada penumpang, jadi tetap dilaksanakan secara normal,” jelasnya.

Untuk mendukung kedatangan Presiden, BIZAM menyiapkan parking stand 1 hingga 6 bagi pesawat dan helikopter kepresidenan.

“Untuk parking stand, sudah kami siapkan untuk parking stand 1 sampai 6, itu adalah pesawat kepresidenan dan helikopter kepresidenan,” ungkapnya.

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat juga telah menyiapkan masyarakat untuk menyambut Presiden di lokasi peresmian.

Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini (LAZ) mengatakan pihaknya mendapat tugas menyiapkan peserta yang akan mengikuti rangkaian kegiatan.

“Penyiapannya itu saya ditugaskan untuk menyiapkan siswa dan masyarakat yang nanti ada di dalam acara itu. Saya sudah siapkan masyarakatnya 750 dan siswanya 750,” kata LAZ.

Sebanyak 1.500 orang yang terdiri atas 750 masyarakat dan 750 siswa dijadwalkan hadir menyambut kunjungan Presiden Prabowo dalam peresmian Bendungan Meninting. (yun/r3)

Editor : Redaksi Lombok Post Online
#presiden #bendungan meninting #Prabowo Subianto #NTB #BIZAM