Gubernur dan Wagub NTB Kunjungi Warga Terdampak Kebakaran di Kawasan Desa Adat Sade

Kimda Farida • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 14:19 WIB
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal langsung turun menemui warga yang terdampak kebakaran kawasan Desa Adat Sade di Dusun Sade, Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Sabtu malam (22/8).
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal langsung turun menemui warga yang terdampak kebakaran kawasan Desa Adat Sade di Dusun Sade, Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Sabtu malam (22/8).

 

LombokPost--Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menegaskan akan segera melakukan koordinasi dengan Bupati Lombok Tengah dan seluruh pihak terkait untuk menyusun langkah penanganan yang cepat dan tepat termasuk merekonstruksi kawasan Desa Adat Sade.

Menurut Gubernur Miq Iqbal, kawasan Desa Adat Sade di Dusun Sade, Desa Rambitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah bukan sekadar kawasan permukiman. Kampung adat ini merupakan salah satu ruang hidup masyarakat Sasak yang selama puluhan generasi mempertahankan tradisi, bentuk hunian, dan tata kehidupan leluhur.

“Kebakaran yang melanda kawasan Desa Adat Sade tidak hanya menjadi kehilangan bagi warga yang rumahnya terdampak, tetapi juga duka bagi NTB,” katanya.

Gubernur Miq Iqbal yang baru tiba dari Nusa Tenggara Timur (NTT) setelah empat hari mendampingi misi kemanusiaan bagi korban gempa, langsung turun ke lokasi kebakaran yang melanda kawasan Desa Adat Sade, Sabtu malam (22/8). 

Saat kejadian, Gubernur Miq Iqbal yang berada di tengah petugas pemadam kebakaran, aparat TNI-Polri, dan warga yang masih berjibaku menghadapi kobaran api, menegaskan bahwa keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas pertama dalam penanganan musibah.

Wagub NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri saat menyerahkan bantuan untuk warga terdampak kebakaran Desa Adat Sade di Dusun Sade, Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Ahad (23/8).
Wagub NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri saat menyerahkan bantuan untuk warga terdampak kebakaran Desa Adat Sade di Dusun Sade, Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Ahad (23/8).

 

“Yang paling penting saat ini adalah bagaimana seluruh masyarakat dan warga dalam keadaan selamat,” ujar Gubernur Miq Iqbal di lokasi kebakaran.

Di tengah upaya pemadaman, pemerintah segera menyiapkan langkah darurat bagi warga yang kehilangan tempat tinggal. Pemerintah Desa Rambitan telah menyiapkan sementara bangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai lokasi pengungsian bagi masyarakat terdampak.

Gubernur Miq Iqbal menegaskan, penanganan warga tidak boleh berhenti pada penyediaan tempat pengungsian. Pemerintah harus segera memastikan seluruh kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi, termasuk sandang, pangan, serta rasa aman bagi keluarga yang rumahnya terdampak kebakaran.

“Yang pertama sekarang dan harus cepat adalah bagaimana kebutuhan dan rasa aman masyarakat yang rumahnya terbakar kita perhatikan. Kebutuhan sandang, pangan, dan aktivitas sosial ekonomi mereka harus kita pastikan,” katanya.

Baca Juga: Penerbitan 150 SHM Warga Transmigrasi Tambora Bima Dipercepat

Perhatian pemerintah juga diarahkan kepada anak-anak dan keluarga yang terdampak agar kehidupan mereka tidak semakin terganggu akibat musibah kebakaran tersebut.

Gubernur Miq Iqbal menekankan pentingnya menjaga keberlangsungan pendidikan anak-anak Sade di tengah proses penanganan dan pemulihan pascakebakaran. “Anak-anak kita pastikan pendidikannya tidak terganggu,” tegasnya.

Di tengah kobaran api dan kepanikan saat kejadian, kehadiran Gubernur Miq Iqbal membawa pesan bahwa penanganan musibah tidak dapat ditunda. Setelah warga berada dalam kondisi aman dan kebutuhan darurat terpenuhi, pemerintah akan bersama-sama membangun kembali kehidupan masyarakat.

Bagi Pemerintah Provinsi NTB, Sade tidak boleh menghadapi musibah ini sendirian. Keselamatan warga, pemulihan kehidupan, dan upaya menghidupkan kembali kampung adat yang menjadi bagian dari identitas budaya Sasak akan menjadi langkah bersama untuk bangkit dari abu kebakaran.

Sementara itu, Ahad sore (23/8) Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri dan Ketua TP-PKK NTB Sinta Agathia turun ke lokasi kebakaran.

Kedatangan Wagub Umi Dinda dan Bunda Sinta membawa sejumlah bantuan sekaligus menemui masyarakat agar warga terdampak kebakaran tetap kuat dalam menghadapi musibah yang terjadi.

Pemprov NTB juga sudah menurunkan bantuan logistik darurat, membuka dapur umum lapangan, dan menurunkan tim medis dari RSUP NTB dan RSU Mutiara Sukma untuk pemeriksaan kesehatan dan memberikan trauma healing warga korban kebakaran.

Baca Juga: Proses Verifikasi Asuransi JR Sesuai Domisili, Korban Hilang KMP Putri Yasmin Terima Santunan Penuh

Kebakaran yang melanda kawasan kawasan Desa Adat Sade diduga dipicu oleh korsleting listrik. Api pertama kali muncul dari salah satu bangunan, sebelum kemudian dengan cepat menjalar ke rumah-rumah di sekitarnya. Struktur bangunan yang didominasi material kayu, bambu, dan atap ilalang membuat kobaran api mudah meluas.

Petugas Damkar dan Penyelamatan Lombok Tengah bersama unsur TNI, Polri, warga, serta bantuan armada dari Pemerintah Provinsi NTB, Kota Mataram, Lombok Barat, dan Lombok Timur dikerahkan untuk mengendalikan api.

Editor : Kimda Farida
Sumber : Lombok Post
Kebakaran Sade Lombok Tengah Gubernur NTB desa adat sade Lalu Muhamad Iqbal