LombokPost – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) menyerahkan bantuan mesin kapal berbasis listrik kepada dua kelompok nelayan di Desa Labuan Pandan, Kecamatan Sambelia, Lombok Timur, Kamis (20/8).
Bantuan tersebut merupakan bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk Empower Island Transport: Electrifying Marine Transport for Clean Ocean, Safe Crossing & Sustainable Island Mobility Program.
Sebanyak lima unit mesin kapal berbasis listrik lengkap dengan baterai diserahkan kepada nelayan. PLN juga memberikan jaket keselamatan dan pelampung untuk mendukung keamanan nelayan saat beraktivitas di laut.
Program Electrifying Marine ini menyasar nelayan yang selama ini menghadapi tingginya biaya operasional akibat penggunaan bahan bakar minyak (BBM). Jarak lokasi pengisian BBM yang relatif jauh turut menjadi kendala bagi nelayan di Labuan Pandan.
Baca Juga: Prabowo Kerahkan Enam Pesawat TNI AU Bawa Bantuan ke NTT dan Kalimantan
Nelayan penerima manfaat, Faisal, mengatakan penggunaan mesin listrik diharapkan dapat mengurangi pengeluaran untuk bahan bakar. Penghematan tersebut dinilai bisa meningkatkan manfaat ekonomi dari hasil tangkapan yang dibawa pulang.
“Senang dengan adanya bantuan ini karena bisa mengurangi pengeluaran. Kalau sedang tidak punya uang untuk beli bensin, kadang kami harus meminjam. Dengan mesin ini, mudah-mudahan biaya melaut bisa lebih ringan,” ujar Faisal.
Menurut Faisal, bantuan tersebut juga memberikan harapan dari sisi keselamatan. Nelayan di wilayahnya pernah mengalami mesin kapal mati ketika berada di tengah laut dan harus menunggu bantuan dari nelayan lain.
“Kalau mesin mati di tengah laut, kami biasanya menunggu ada nelayan lain yang lewat untuk membantu,” katanya.
Baca Juga: Arthur Fils Juara Cincinnati Open 2026, Tundukkan Frances Tiafoe dan Akhiri Puasa 12 Tahun Prancis
General Manager PLN UIP Nusra RDW Manurung mengatakan, program Electrifying Marine merupakan bagian dari upaya PLN mendorong pemanfaatan energi bersih di sektor kelautan.
Penggunaan motor listrik, kata dia, diharapkan dapat mengurangi ketergantungan nelayan terhadap bahan bakar fosil sekaligus menekan potensi emisi dan risiko pencemaran akibat penggunaan BBM di wilayah pesisir.
“PLN berkomitmen untuk terus mengembangkan inisiatif pemberdayaan masyarakat yang memberikan manfaat ekonomi sekaligus memperkenalkan pemanfaatan teknologi dan energi bersih kepada masyarakat pesisir,” ujar Manurung.
Selain mesin kapal, PLN memberikan perlengkapan keselamatan berupa jaket keselamatan dan pelampung. Bantuan ini diharapkan meningkatkan kesiapan nelayan menghadapi kondisi darurat saat melaut.
Baca Juga: Epson EcoTank L1310 dan L1350 Meluncur, Cetak Lebih Cepat dan Hemat untuk Rumah hingga UMKM
Program tersebut sekaligus menjadi bagian dari kontribusi PLN terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDGs 7 tentang energi bersih dan terjangkau, SDGs 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, SDGs 13 tentang penanganan perubahan iklim, serta SDGs 14 tentang ekosistem laut.
Ke depan, PLN berharap kolaborasi dengan masyarakat nelayan dan pemangku kepentingan dapat memperkuat aktivitas perikanan yang lebih efisien, aman, sekaligus berkelanjutan di wilayah pesisir Lombok Timur.
Editor : Marthadi