PLN UIP Nusra Siapkan 10 Mesin Kapal Listrik untuk Nelayan Labuan Pandan Lombok Timur

Marthadi • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 18:18 WIB
Officer Komunikasi dan TJSL PLN UIP Nusra Raden Moh. Ayman Nasir (kiri) menjelaskan cara pengoperasian baterai dan mesin kapal berbasis listrik kepada nelayan Desa Labuan Pandan, Kecamatan Sambelia, Lombok Timur.
Officer Komunikasi dan TJSL PLN UIP Nusra Raden Moh. Ayman Nasir (kiri) menjelaskan cara pengoperasian baterai dan mesin kapal berbasis listrik kepada nelayan Desa Labuan Pandan, Kecamatan Sambelia, Lombok Timur.

 

LombokPost – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) menyiapkan 10 unit mesin kapal berbasis listrik untuk membantu nelayan Desa Labuan Pandan, Kecamatan Sambelia, Lombok Timur, menekan biaya operasional dan meningkatkan produktivitas melaut.

Desa Labuan Pandan merupakan salah satu wilayah ring 1 pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lombok FTP-2 Sambelia. Bantuan mesin kapal listrik tersebut disalurkan melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN UIP Nusra.

Program itu menjadi bagian dari Empower Island Transport: Electrifying Marine Transport for Clean Ocean, Safe Crossing & Sustainable Island Mobility. PLN mendorong pemanfaatan teknologi berbasis listrik untuk mendukung aktivitas nelayan sekaligus memperkuat aspek keselamatan saat melaut.

Kepala Desa Labuan Pandan M. Saruji mengatakan bantuan tersebut sesuai dengan kebutuhan nelayan setempat. Salah satu kendala yang selama ini dihadapi adalah akses terhadap bahan bakar minyak (BBM) yang cukup jauh dari permukiman nelayan.

Baca Juga: Tata Ekowisata Padak Guar Lombok Timur, PLN UIP Nusra Tanam 3.000 Mangrove

"Harapannya bantuan ini dapat menekan pengeluaran nelayan untuk BBM dan meningkatkan produktivitas nelayan kita," kata Saruji.

Mesin kapal tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok penerima manfaat. Penggunaannya juga dilakukan secara bergilir sesuai kebutuhan anggota kelompok.

"Kami selaku pemerintah Desa Labuan Pandan tentunya sangat berterima kasih atas bantuan ini. Semoga para nelayan bisa menggunakan mesin kapal ini sebaik-baiknya karena bantuan ini diperuntukkan bagi kelompok," ujarnya.

Nelayan penerima manfaat, Faisal, mengaku terbantu dengan adanya mesin kapal berbasis listrik. Selama ini, keterbatasan biaya membeli BBM kerap menjadi kendala sebelum melaut.

"Senang dengan adanya bantuan ini karena bisa mengurangi pengeluaran. Kalau sedang tidak punya uang untuk beli bensin, kadang kami harus meminjam. Dengan mesin ini, mudah-mudahan biaya melaut bisa lebih ringan," katanya.

Baca Juga: Polda NTB Matangkan Pengamanan MotoGP Mandalika 2026, BIZAM Jadi Titik Awal Perhatian

Faisal juga mengatakan nelayan menghadapi risiko ketika mesin kapal mengalami gangguan di tengah laut. Dalam kondisi tersebut, nelayan harus menunggu bantuan dari kapal lain yang melintas.

Dukungan kepada nelayan dilakukan PLN UIP Nusra secara bertahap. Pada Mei 2026, PLN telah menyerahkan cat dan sejumlah perlengkapan pendukung kepada kelompok nelayan. Selanjutnya, satu unit mesin kapal berbasis listrik diserahkan dan mulai dimanfaatkan nelayan sebagai tahap awal program.

Dari total 10 unit yang disiapkan, sembilan mesin kapal listrik lainnya akan diserahkan secara bertahap kepada kelompok nelayan penerima manfaat.

General Manager PLN UIP Nusra RDW. Manurung mengatakan program Electrifying Marine merupakan bagian dari upaya PLN menghadirkan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat di sekitar pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.

"PLN berkomitmen untuk terus mengembangkan inisiatif pemberdayaan masyarakat yang memberikan manfaat ekonomi sekaligus memperkenalkan pemanfaatan teknologi dan energi bersih kepada masyarakat pesisir," ujar Manurung.

Baca Juga: Pengiriman J&T Express Tumbuh 65 Persen, Ini Strategi di Usia ke-11

Selain mengurangi ketergantungan terhadap BBM, penggunaan mesin kapal berbasis listrik diharapkan membuat aktivitas perikanan nelayan lebih efisien dan ramah lingkungan. PLN juga memberikan perlengkapan keselamatan sebagai bagian dari upaya meningkatkan keamanan nelayan saat melaut.

Editor : Marthadi
mesin kapal listrik Nelayan Lombok Timur Desa Labuan Pandan electrifying marine PLN UIP Nusra