LombokPost – Bluebird Group menunjukkan kepedulian nyata terhadap musibah kebakaran yang melanda kawasan cagar budaya Dusun Adat Sade, Kabupaten Lombok Tengah.
Melalui pilar keberlanjutan BlueLife, perusahaan transportasi ini menyalurkan bantuan dana senilai Rp 50 juta untuk mendukung proses revitalisasi dan pembangunan kembali bangunan sakenem.
Bantuan tersebut difokuskan untuk memulihkan ruang aktivitas budaya serta kehidupan sosial masyarakat adat setempat yang terdampak musibah.
Baca Juga: Pemerintah Kaji Rekonstruksi Desa Adat Sade, Anggaran Capai Rp 30 Miliar
Komitmen ini sejalan dengan fokus BlueLife yang memberikan perhatian besar pada kepedulian sosial dan pelestarian budaya lokal di wilayah operasional Bluebird.
"Bagi kami, keberadaan Bluebird bukan hanya tentang menghadirkan layanan mobilitas, tetapi juga menjadi bagian dari masyarakat di dalamnya. Ketika Dusun Adat Sade menghadapi musibah, kami ingin turut mengambil bagian dalam proses pemulihannya," tegas General Manager Bluebird Group Bali & Lombok, Panca Wiadnyana.
Panca menambahkan bahwa dukungan ini merupakan langkah awal perusahaan untuk membantu menjaga nilai-nilai kebudayaan Sasak yang sangat bernilai.
Baca Juga: RS Mandalika Hadir di Nyemulak, Sade Bangkit dari Puing Kebakaran
Ke depan, pihak Bluebird Group terus berkoordinasi secara intensif dengan pemerintah lokal dan tokoh masyarakat adat Sade agar pembangunan sakenem berjalan lancar dan segera memberi manfaat bagi warga Dusun Adat Sade.
Editor : Redaksi Lombok Post OnlineSumber : Lombok Post Online