Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kembali Bangkit, Ritual Nyemulaq Segera Awali Pemulihan Desa Wisata Sade

L
Penulis: Lestari Dewi❯
Sejumlah warga bergotong royong mendirikan gazebo di atas tapak rumah adat pasca musibah kebakaran di Desa Wisata Sade, Dusun Sade, Desa Rembitan, Pujut, Lombok Tengah, Senin (31/8).
Sejumlah warga bergotong royong mendirikan gazebo di atas tapak rumah adat pasca musibah kebakaran di Desa Wisata Sade, Dusun Sade, Desa Rembitan, Pujut, Lombok Tengah, Senin (31/8).

Advertisement

 

LombokPost - Masyarakat Dusun Sade, Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah (Loteng), tengah bersiap menggelar tradisi adat Nyemulaq. Ritual sakral ini menjadi tanda dimulainya penataan dan pemulihan rumah-rumah adat beratap ilalang yang ludes terbakar pekan lalu.

Momen peletakan batu pertama pembangunan kawasan cagar budaya ikonik ini dijadwalkan berlangsung Kamis (3/9), bertepatan dengan perayaan suci Maulid Nabi Muhammad SAW. Sebagai sarana persiapan menuju prosesi adat itu, warga Sade bahu-membahu bergotong royong mendirikan gazebo (berugak) serta tenda ibadah darurat di atas tanah sisa kebakaran.

Advertisement

Berugak ini nantinya difungsikan sebagai tempat berteduh dan pusat aktivitas saat ritual Nyemulaq dilaksanakan. “Berugak ini kami bangun untuk tempat berteduh saat peletakan batu pertama pemulihan rumah adat nanti,” ujar Semeru, warga setempat, kepada Lombok Post, Senin (31/8).

Semeru menjelaskan, Nyemulaq merupakan hasil musyawarah mufakat antara warga dusun, tokoh adat, serta perwakilan Pemkab Loteng dan Pemprov NTB. Pendirian berugak penunjang acara pun telah mengantongi izin resmi dari pemerintah daerah, kepala dusun, hingga Pokdarwis setempat.

Advertisement

Bagi masyarakat Sasak Sade, Nyemulaq bukan sekadar prosesi fisik, melainkan simbol spiritual awal kebangkitan dan gotong royong warga. “Nyemulaq ini adalah bentuk kesepakatan kami sebagai langkah awal bergotong royong, mulai dari menganyam atap ilalang hingga penataan kembali kawasan. Harapan kami semua adalah kembali terbangunnya kampung adat ini,” terang Semeru.

Selain menyiapkan lokasi Nyemulaq, warga juga mendirikan tenda darurat di atas tapak Masjid Sade yang terbakar agar aktivitas ibadah masyarakat dan wisatawan tetap berjalan. Sarana air bersih di lokasi juga dipastikan sudah tersedia.

Persiapan pelaksanaan tradisi Nyemulaq ini dibenarkan Wakil Bupati Loteng M Nursiah. Ia menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen mendampingi penuh setiap tahapan penataan kawasan cagar budaya itu.

“Nggih (benar, red) jadwal peletakan batu pertama atau Nyemulaq sudah dirancang bersama tokoh adat pada Kamis (3/9) nanti,” cetusnya terpisah.

Pemerintah daerah hadir penuh mendukung pemulihan Desa Wisata Sade. Ini bukan sekadar membangun kembali fisik bangunan yang rusak, tetapi merawat identitas, budaya, dan kebangkitan warga Loteng.

Advertisement
Editor : Akbar Sirinawa
Sumber : Liputan Berita Lombok Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Menenun Asa di Desa Wisata Sade Rembitan, Perempuan Sade Menunggu Sesek Kembali Memutar Roda Ekonomi

Menenun Asa di Desa Wisata Sade Rembitan, Perempuan Sade Menunggu Sesek Kembali Memutar Roda Ekonomi

Para perempuan perajin tenun Sade berharap bantuan alat tenun segera tiba agar roda kehidupan bisa kembali berputar.

Menenun Asa di Desa Wisata Sade Rembitan, Senyum Marwan, Kala Rupiah Hangus Kembali Utuh

Menenun Asa di Desa Wisata Sade Rembitan, Senyum Marwan, Kala Rupiah Hangus Kembali Utuh

Mobil kas keliling Bank Indonesia hadir membawa secercah harapan bagi warga korban kebakaran Sade. Marwan dengan sabar menantikan momen ini

Menenun Asa di Desa Wisata Sade Rembitan, Senyum Anak-anak dan Rajutan Harapan di Tenda Darurat

Menenun Asa di Desa Wisata Sade Rembitan, Senyum Anak-anak dan Rajutan Harapan di Tenda Darurat

Di seberang kawasan wisata yang dilanda kebakaran, tenda darurat di pinggir jalan raya menjadi ruang aman bagi puluhan anak Desa Wisata Sade

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer