Mengangkat tema "Sinergi Bergerak, Bertumbuh Berkelanjutan", Muswil III tak sekadar menjadi agenda kepengurusan lima tahunan, tetapi juga penyejuk bagi insan pendidikan di NTB yang terus berikhtiar memajukan mutu pembelajaran.
Acara pembukaan pada Sabtu (26/9) pagi berlangsung khidmat dengan kehadiran jajaran tokoh pendidikan, pemerintahan, dan tokoh masyarakat. Tampak hadir Anggota DPRD NTB H. Didi Sumardi, SH., Kepala Dinas Dikpora NTB Dr. Syamsul Hadi, M.Pd., Ketua Majelis Adat Sasak Dr. H. Lalu Sajim Sastrawan, S.H., M.H., serta Wakil Ketua BAZNAS NTB Dr. TGH. Lalu Abdul Muhyi Abidin, MA., dll. Kehadiran lintas tokoh ini mencerminkan kuatnya rasa kepedulian bersama terhadap masa depan pendidikan anak bangsa di Bumi Gora.
Baca Juga: UKBI 2026 Digelar di NTB, Balai Bahasa dan IGI Perkuat Literasi Guru
Dalam sambutannya saat pembukaan Muswil, Ketua IGI NTB Periode 2023–2026, Nengah Istiqomah, M.Pd., menyampaikan pandangan yang menyentuh nurani. Menurutnya, di tengah dinamisnya arus perubahan kurikulum dan regulasi, para guru membutuhkan ruang yang teduh dan responsif untuk menyampaikan keluh kesah serta merumuskan jalan keluar atas persoalan di lapangan.
"Guru membutuhkan wadah yang penuh kepedulian untuk menyampaikan aspirasi. Melalui keterbukaan dan sinergi yang santun antara IGI NTB dengan pemerintah pusat maupun daerah, setiap permasalahan dapat kita cari solusinya bersama secara arif," tutur Istiqomah dengan tulus.
Ia menambahkan, hubungan kolaboratif yang harmonis akan memudahkan aliran informasi dan sosialisasi regulasi baru dari pusat hingga ke pelosok daerah. Dengan pendampingan yang baik, para pendidik dapat melangkah mantap, tanpa rasa cemas, dalam mengadaptasi setiap pembaruan pendidikan.
Baca Juga: Akselerasi Kualitas Pendidikan, IGI NTB dan Lombok Barat Bedah Tuntas Standar Proses 2026
Istiqomah juga menaruh harapan agar nakhoda yang meneruskan estafet kepemimpinan kelak senantiasa membawa semangat inovasi yang merangkul, menyatukan, dan menguatkan peran guru dalam mendukung program-program prioritas pendidikan.
Agenda puncak Muswil III akan ditandai dengan proses Pemilihan Ketua IGI NTB Periode 2026–2031 yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu (27/9) pagi. Suasana kekeluargaan tetap menjadi landasan utama dalam penentuan arah organisasi ke depan.
Sebanyak 39 hak suara sah dari berbagai unsur penggerak organisasi akan disalurkan. Unsur pemilik suara antara lain, Pengurus Daerah 10 Kabupaten/Kota) (@ 3 suara), Pengurus Wilayah (PW) IGI NTB (5 Suara), Pengurus Pusat (PP) IGI (1 Suara), Dewan Pembina (1 Suara) Dewan Kehormatan (1 Suara) dan Dewan Pakar (1 Suara), sehingga total hak suara menjadi 39 suara.
Muswil III IGI NTB ini diharapkan melahirkan kepemimpinan yang mengayomi, membawa keteduhan, serta merajut gagasan transformatif yang berdampak nyata bagi kesejahteraan dan kualitas para pendidik di Nusa Tenggara Barat.
Editor : Siti Aeny MaryamSumber : Liputan