LombokPost--Ancaman siber yang semakin kompleks menjadi perhatian serius Kementerian Hukum.
Seluruh pegawai Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) NTB diminta meningkatkan kewaspadaan dalam menjaga keamanan data dan sistem informasi pemerintah.
Pesan tersebut disampaikan Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kementerian Hukum saat memberikan pengarahan kepada jajaran Kanwil Kemenkum NTB di Aula Kanwil Kemenkum NTB, Senin (19/10/2026).
Pengarahan tersebut tidak hanya membahas keamanan digital.
Para pimpinan tinggi pratama Kementerian Hukum juga menyoroti pentingnya komunikasi publik, etika bermedia sosial, disiplin, hingga integritas aparatur sipil negara (ASN).
Kegiatan diikuti pegawai Kanwil Kemenkum NTB dan didampingi Kepala Kanwil Kemenkum NTB Risman Somantri, Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum Erbata Sri Muliatini, serta Kepala Divisi Pelayanan Hukum Anna Ernita.
Baca Juga: Cegah Bullying di Sekolah, Disdik Mataram Minta Satgas Lebih Aktif
Ancaman Siber Makin Kompleks
Kepala Pusdatin Kementerian Hukum menjelaskan, transformasi digital di lingkungan pemerintahan harus diiringi dengan penguatan keamanan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
Ancaman terhadap sistem digital pemerintahan dinilai semakin beragam.
Karena itu, kesadaran keamanan siber tidak boleh hanya menjadi tanggung jawab pegawai yang bekerja di bidang teknologi informasi.
Seluruh pegawai memiliki peran dalam menjaga keamanan data dan sistem informasi kementerian.
Pegawai diminta mematuhi kebijakan keamanan, menggunakan perangkat lunak legal, serta menerapkan langkah perlindungan sistem secara berkelanjutan.
Pesan tersebut menjadi penting karena kelalaian pengguna dapat menjadi salah satu celah yang dimanfaatkan dalam serangan siber.
ASN Diminta Bijak Bermedia Sosial
Selain keamanan siber, Kepala Biro Hukum, Komunikasi Publik, dan Kerja Sama (Hukerma) Kementerian Hukum meminta pegawai aktif mendukung berbagai program kementerian, termasuk PASTI ADA SOLUSI.
Pegawai juga diingatkan agar berhati-hati menggunakan media sosial. Sebagai bagian dari institusi pemerintah, setiap aktivitas di ruang digital turut berpengaruh terhadap citra organisasi.
Karena itu, profesionalisme dan etika harus tetap dijaga ketika menyampaikan informasi maupun berinteraksi di media sosial.
Baca Juga: Dua Gerhana Matahari Siap Terjang Bumi pada 2027, Suhu Berpotensi Turun 10 Derajat
Khusus insan humas, kreativitas dalam memproduksi konten juga perlu ditingkatkan. Konten yang informatif, menarik, dan berkualitas diharapkan mampu memperluas jangkauan informasi sekaligus membangun citra positif Kementerian Hukum di tengah masyarakat.
ASN Baru Diingatkan Soal Tanggung Jawab
Sementara itu, Kepala Biro SDM Kementerian Hukum menekankan pentingnya pemahaman terhadap tugas dan kewenangan masing-masing pegawai.
Koordinasi, komunikasi dan kerja sama disebut menjadi bagian penting dalam menjaga tata kelola organisasi.
Para pegawai yang baru dilantik menjadi PNS juga mendapat pesan khusus. Status sebagai ASN bukan sekadar perubahan status kepegawaian, tetapi membawa amanah untuk melayani dan menjalankan tugas secara profesional.
Mereka diminta siap melaksanakan tugas di mana pun ditempatkan sesuai kebutuhan organisasi.
Risman: Kita Satu Tim
Kepala Kanwil Kemenkum NTB Risman Somantri menyambut baik pengarahan tersebut. Menurutnya, arahan para pimpinan tinggi pratama menjadi bekal penting bagi jajaran Kanwil Kemenkum NTB dalam meningkatkan kualitas kinerja.
Risman menegaskan seluruh pegawai merupakan bagian dari satu tim dengan tanggung jawab yang sama dalam mencapai target organisasi.
“Kita adalah satu tim yang memiliki tanggung jawab bersama dalam mencapai tujuan organisasi.”
Karena itu, dia mengajak seluruh jajaran menjaga disiplin, integritas dan loyalitas. Sinergi serta kerja sama juga harus terus diperkuat untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal.
Baca Juga: Kabar Duka, Ibunda Marsha Aruan Meninggal Dunia
“Kita adalah satu tim yang memiliki tanggung jawab bersama dalam mencapai tujuan organisasi. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh pegawai untuk senantiasa menjaga disiplin, integritas, dan loyalitas, serta memperkuat sinergi dan kerja sama dalam melaksanakan tugas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Risman.
Pengarahan tersebut menjadi momentum bagi Kanwil Kemenkum NTB untuk memperkuat budaya kerja yang profesional dan adaptif.
Tidak hanya dituntut mampu mengikuti perkembangan teknologi, pegawai juga harus memiliki kesadaran terhadap keamanan digital, mampu menjaga komunikasi publik, serta menjalankan tugas dengan integritas.
Dengan penguatan tersebut, Kanwil Kemenkum NTB diharapkan mampu memberikan pelayanan hukum yang semakin berkualitas dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Editor : Kimda Farida