Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Biaya Modifikasi Bisa Tembus Puluhan Juta, Memodifikasi Motor adalah Seni

Lombok Post Online • Minggu, 22 Juni 2025 | 13:01 WIB
Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post

LombokPost - Dalam memodifikasi, pencinta motor custom membutuhkan teknisi atau mekanik.

Terutama untuk membantu merealisasikan mimpi atau keinginan pemilik motor agar hasilnya modifikasinya memuaskan.

Salah satu tempat modifikasi di Pulau Lombok adalah bengkel Pak Borot.

Bengkel ini sudah berdiri sejak 18 tahun yang lalu. Bengkel yang berada di Dusun Manjeli, Lingsar, Lombok Barat itu menjadi tempat modifikasi motor dan mobil.

Peralatan di bengkel ini cukup lengkap. Terlihat mesin las.

Baik las listrik maupun karbit. Peralatan membengkokkan besi juga berserakan di dekat motor custom yang dibuatnya. ”Saya terima pembuatan motor custom,” kata Broto.

Meski bengkelnya terlihat sederhana, kreativitas menciptakan motor custom tak diragukan lagi. Sudah ada delapan sepeda motor yang dimodifikasinya. ”Bengkel ini berdiri sejak tahun 2004,” kata Broto.

Baginya motor custom adalah sepeda motor yang diinginkan penggunanya. Mereka tidak memikirkan kantong bolong demi kepuasan.

“Punya motor custom adalah orang-orang yang gila dengan motor,” ujarnya.

Biaya memodifikasi di Bengkel Broto tidak terlalu mahal. Pemesan bisa membeli alat sendiri. ”Nanti saya yang pasangkan. Jadi, bisa lebih murah,” ujarnya.

Jika harus dipatok dengan harga, ia takut sepeda motornya tidak sesuai nanti dengan keinginan pemesannya.“Yang rugi malah pelanggan,” kata pria kelahiran Banyuwangi, Jawa Timur.

Sebab, berbicara mengenai motor custom tidak hanya sekedar modifikasi. Itu adalah bentuk seni dari seorang mekanik. ”Kita yang bikin rangka sendiri. Jadi, harus dibuat dengan detail,” kata dia.

Mulai dari membengkokan besi. Sampai harus menyatukannya menjadi rangka. ”Kalau salah caranya mendesain, motor bisa cepat rusak,” kata dia.

Membuat motor custom susahnya pada pembuatan rangka. Untuk membuatnya bisa memakan waktu berbulan-bulan. ”Bisa sampai satu hingga dua bulan,” kata mekanik anak tiga itu.

BERTALENTA: Dody Fitroh Rahman memamerkan Honda Gorilla hasil modifikasinya di workshop miliknya di Jalan Merdeka Raya, Nomor 168, Kelurahan Karang Pule, Sekarbela, Kota Mataram.
BERTALENTA: Dody Fitroh Rahman memamerkan Honda Gorilla hasil modifikasinya di workshop miliknya di Jalan Merdeka Raya, Nomor 168, Kelurahan Karang Pule, Sekarbela, Kota Mataram.

Syarat bisa membuat motor custom harus mengetahui ilmu las. Menyambung besi dan membengkokan agar sesuai dengan ukuran harus lebih teliti. ”Salah ukuran, kita yang repot saat memasangnya,” tutur pria berambut gondrong itu.

Dia mengaku, meminta bayaran tidak terlalu mahal sekali pembuatan. ”Saya biasa tarik Rp 5 juta sampai Rp 7 juta,” kata dia.

Itu pun bisa jadi, hingga tiga bulan. Dirinya tidak ingin membuat motor custom asal-asalan. ”Saya juga ingin puas dengan hasil karya sendiri. Karena, menjadi mekanik motor custom itu adalah seni,” ungkapnya.

Bahkan jika motor custum yang dibuatnya tidak sesuai dengan hatinya, dia berani merombaknya sendiri. Bagi dirinya adalah kepuasan pelanggan. ”Saya berani keluarkan uang sendiri dari upah yang dikasih untuk menyempurnakan motor custom,” kata pria berusia 52 tahun itu.

Orang mungkin melihat dengan bisnis bengkel yang dijalankannya sudah punya rumah. Tetapi, tidak seperti yang orang bayangkan. ”Boro-boro beli rumah. Beli tanah satu are saja belum bisa. Karena saya berani menanggung kerugian demi kepuasan pelanggan,” ujarnya.

Jika pelanggan puas, dirinya juga ikut puas. “Jika motor (hasil modifikasinya) itu saya lihat dijalan dan pelanggannya memakai, berani saya klaim itu karya saya,” kata dia mencontohkan.

”Di situlah seninya sebagai mekanik motor custom,” kata dia.

Biasanya di bengkel lain langsung diberikan tarif. Satu modifikasi motor custom bisa dihargai Rp 40 juta. ”Itu pun nanti akan dilihat seberapa kerumitannya,” ujarnya. (arl/r3)

Editor : Siti Aeny Maryam
#modifikasi #Motor #kreativitas #pelanggan #custom