Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

S1 LM dan Le Mans GTR Resmi Debut: Gordon Murray Hidupkan Kembali Aura McLaren F1 di Monterey

Alfian Yusni • Sabtu, 16 Agustus 2025 | 10:12 WIB

Dua supercar V12 ini adalah penghormatan modern pada McLaren F1 GTR S1 LM legal jalan raya, Le Mans GTR fokus trek, keduanya sudah sold out dan mulai dikirim 2026. (istimewa)
Dua supercar V12 ini adalah penghormatan modern pada McLaren F1 GTR S1 LM legal jalan raya, Le Mans GTR fokus trek, keduanya sudah sold out dan mulai dikirim 2026. (istimewa)

LombokPost - Gordon Murray Special Vehicles (GMSV) resmi memperkenalkan S1 LM dan Le Mans GTR di The Quail, Monterey Car Week.

Dua supercar V12 ini adalah penghormatan modern pada McLaren F1 GTR S1 LM legal jalan raya, Le Mans GTR fokus trek, keduanya sudah sold out dan mulai dikirim 2026.

Gordon Murray Special Vehicles, S1 LM, Le Mans GTR, Monterey Car Week, The Quail, inilah paket lengkap yang membuat dunia otomotif riuh.

S1 LM lahir sebagai komisi bespoke legal jalan raya, Le Mans GTR tampil sebagai longtail track-focused.

Keduanya meminjam spirit McLaren F1 LM/GTR yang menaklukkan Le Mans 1995, namun dibangun dengan bahasa desain baru GMSV.

Untuk pasar kolektor, ini jackpot: unit S1 LM hanya 5, Le Mans GTR 24, semuanya ludes.

Apa itu GMSV?

GMSV adalah divisi baru saudara Gordon Murray Automotive yang menggarap mobil one-off dan micro-run.

Misinya: mewujudkan imajinasi tim Murray dan pelanggan paling loyal ke bentuk nyata, di luar lini produksi T.50/T.33. Debutnya dilakukan di The Quail bertepatan dengan Monterey Car Week 2025.

S1 LM: Modernisasi F1 GTR untuk Jalan Raya

Basis & Mesin: Mengusung arsitektur T.50 yang disempurnakan, S1 LM memakai V12 4,3 liter naturally aspirated berbasis Cosworth, ±700 PS (690 hp), redline 12.100 rpm, manual 6-percepatan.

Baca Juga: Lotus Emira V6 First Edition: Mobil Sport Manual Terakhir, Kini Hadir dalam Edisi Jim Clark Rp2,3 M

Aero & Desain: Roof intake, quad exhaust tengah, split rear wing, bodi karbon baru, trek lebih lebar, pendinginan meningkat. Kipas ground-effect ala T.50 dihilangkan untuk karakter lebih puristis.

Detail Teknis: Suspensi lebih ringan-kaku, ban lebih besar, knalpot Inconel dengan pelindung panas emas 18 karat.

Produksi & Status: 5 unit legal jalan raya; sold out; pengiriman 2026.

Le Mans GTR: Longtail Track-Focused

Filosofi: Terinspirasi longtail endurance klasik,Matra-Simca MS660, Porsche 917, Alfa Romeo Tipo 33/3, serta DNA McLaren F1 GTR longtail.

Platform & Mesin: V12 NA dan manual 6-percepatan; mobil display berkelir ocean wave blue disebutkan sekitar 641 hp sembari menunggu spesifikasi final produksi.

Hampir seluruh komponen baru dibanding T.50: aero, pendinginan, suspensi, dan jejak roda.

Aero Penting: Rear wing penuh, diffuser dalam, roof-mounted intake, penerapan Passive Boundary Layer Control untuk efisiensi aliran.

Produksi & Status: 24 unit (simbol 24 Hours of Le Mans); sold out; target pengiriman 2026.

Dengan Gordon Murray Special Vehicles, Murray melanjutkan inovasi pasca selesainya produksi T.50. S1 LM dan Le Mans GTR menempatkan GMSV sebagai penjawab selera kolektor: volume ekstrem rendah, desain sarat sejarah, dan performa V12 yang analog.

Soal harga, belum diungkap; namun media memperkirakan di atas T.50 (sekitar US$3,2 juta) untuk S1 LM mengingat bespoke dan kelangkaannya. (***)

 

Editor : Alfian Yusni
#S1 LM #Le Mans GTR #V12 #Gordon Murray Special Vehicles #McLaren F1 GTR