LombokPost – PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) baru saja menuntaskan ajang bergengsi Suzuki Victorious Contest 2025 kategori Teknisi Sepeda Motor yang babak finalnya digelar pada 11 Februari 2026 di SMK Wiworotomo, Purwokerto.
Kompetisi ini merupakan "kawah candradimuka" bagi para teknisi Suzuki untuk membuktikan siapa yang paling ahli dalam urusan purna jual (aftersales).
Dari 246 teknisi yang ikut serta sejak babak penyisihan, terpilihlah para finalis terbaik dari Jakarta, Makassar, Cirebon, Semarang, hingga Samarinda.
Mereka diuji dengan standar yang sangat tinggi, meliputi tes teori, akurasi pengukuran, praktik servis, hingga kemampuan troubleshooting atau mendiagnosis masalah motor secara kilat dan efisien.
Hasilnya, Heru Khabib Muslim dari PT Indo Sunmotor Gemilang Jakarta berhasil dinobatkan sebagai juara pertama nasional, membuktikan diri sebagai teknisi terbaik Suzuki tahun ini.
Disusul oleh Harsono (Semarang) dan Rajiman (Cirebon) di posisi kedua dan ketiga.
Baca Juga: Suzuki Victoris, SUV Mewah yang Iritnya Kebangetan
Hariadi, Asst. to Aftersales Department Head SIS, menegaskan bahwa ajang yang sudah rutin digelar sejak 1999 ini bertujuan untuk menjamin kepuasan pelanggan.
Suzuki Victorious Contest merupakan salah satu upaya Suzuki untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas teknisi yang merupakan ujung tombak layanan aftersales.
Lewat cara ini, memotivasi para teknisi untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam memberikan pelayanan sesuai standar bagi konsumen.
Baca Juga: Suzuki Obral Diskon 25 Persen di IIMS 2026, Stok Sparepart Ori Melimpah Harga Miring!
”Sejak babak penyisihan awal, kompetisi ini diikuti oleh 246 teknisi sepeda motor Suzuki,” ujarnya.
Dengan teknisi yang terus terasah kemampuannya, Suzuki memastikan setiap motor yang masuk ke bengkel resmi akan ditangani dengan prosedur yang presisi, andal, dan berkualitas tinggi.
Pemilihan lokasi di SMK Wiworotomo juga mempertegas komitmen Suzuki dalam memajukan pendidikan vokasi otomotif di Indonesia.
Seluruh finalis diuji secara komprehensif melalui empat tahapan materi.
Tes Teori: Mengukur pemahaman mendalam terhadap produk dan teknologi sistem sepeda motor Suzuki.
Tes Pengukuran: Menilai ketepatan penggunaan alat ukur sesuai standar operasional (SOP).
Tes Praktik: Menguji keterampilan teknis dalam melakukan pekerjaan servis.
Troubleshooting: Menguji kemampuan analisis dan kecepatan dalam mendiagnosis serta menyelesaikan permasalahan kendaraan secara tepat dan efisien.
Seluruh rangkaian pengujian dirancang menyerupai kondisi nyata di bengkel resmi Suzuki, sehingga aspek ketelitian, keselamatan kerja, kecepatan, dan ketepatan prosedur menjadi parameter penilaian utama.
Editor : Akbar Sirinawa