Investasi Rp 400 Miliar: Mazda Resmi Operasikan Pabrik Perakitan Pertama di Citeureup Bogor

Nurul Hidayati • Dipublikasikan Selasa, 28 Juli 2026 | 17:27 WIB
PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) bersama Eurokars Group dan Mazda Motor Corporation secara resmi mengoperasikan Mazda Indonesia Plant, fasilitas perakitan lokal (assembly plant) pertama Mazda di Indonesia yang berlokasi di Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) bersama Eurokars Group dan Mazda Motor Corporation secara resmi mengoperasikan Mazda Indonesia Plant, fasilitas perakitan lokal (assembly plant) pertama Mazda di Indonesia yang berlokasi di Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

LombokaPost – Industri otomotif tanah air mencatat sejarah baru. PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) bersama Eurokars Group dan Mazda Motor Corporation secara resmi mengoperasikan Mazda Indonesia Plant, fasilitas perakitan lokal (assembly plant) pertama Mazda di Indonesia yang berlokasi di Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Peresmian fasilitas produksi ini dihadiri oleh jajaran Kementerian Perindustrian RI, perwakilan Mazda Motor Corporation, serta manajemen Eurokars Group. Langkah strategis ini menandai babak baru perjalanan Mazda sejak pertama kali ditangani EMI pada tahun 2017 silam.

Dengan nilai investasi melebihi Rp 400 miliar, pabrik yang berdiri di atas lahan seluas hampir 65.000 meter persegi ini dilengkapi lini produksi terintegrasi, dedicated test track, serta teknologi pengendalian mutu berbasis Mazda Global Manufacturing Standards.

Baca Juga: New Mazda CX-5 Debut Global dengan Teknologi Mild Hybrid

Model Pertama: Mazda CX-30 Rakitan Lokal

Pada tahap awal operasionalnya, Mazda Indonesia Plant difokuskan untuk merakit model Mazda CX-30 sebagai kendaraan perdana produksi dalam negeri.

Pabrik ini diproyeksikan memiliki kapasitas produksi hingga lebih dari 10.000 unit per tahun dengan sistem dua shift.

Baca Juga: JAGA FILOSOFI JINBA-ITTAI! Mazda Indonesia Tebar Promo Servis dan Oli Gratis, Pastikan Mudik Lebaran 2026 Aman dan Nyaman

"Peresmian Mazda Indonesia Plant bukan sekadar menghadirkan fasilitas perakitan, melainkan menjadi fondasi bagi masa depan Mazda di Indonesia. Ke depan, fasilitas ini siap mendukung pengembangan model baru, peningkatan kapasitas produksi, hingga penguatan kolaborasi dengan industri pendukung nasional," ujar President Director PT Eurokars Produksi Pratama sekaligus COO PT Eurokars Motor Indonesia Ricky Thio.

Fasilitas Eksklusif Berstandar Mutu Tinggi

Berbeda dengan fasilitas perakitan umum yang berbagi lini (shared assembly line), pabrik ini dirancang khusus (dedicated facility) untuk kendaraan Mazda.

Baca Juga: Mudik Lebaran 2026 Naik Kelas! Mazda Rilis Duo SUV Sultan CX-60 Sport & CX-80, Mewahnya Kebangetan Tapi Tetap Irit BBM?

Seluruh aktivitas produksi dari penerimaan komponen Completely Knocked Down (CKD) hingga perakitan dikendalikan secara digital menggunakan Manufacturing Execution System.

Setiap unit kendaraan yang selesai dirakit wajib melalui berbagai pengujian ketat.

* Dynamic test di dedicated test track.

* Water Leak Test dan Under Body Inspection.

* Evaluasi Mazda Quality Index for Customer (MQIC) di Audit Room.

* Audit independen dari pihak ketiga (Third Party Audit).

Kemenperin Apresiasi Transfer Teknologi dan SDM Lokal

Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian menyambut positif pengoperasian pabrik baru ini. Direktur Jenderal ILMATE Kemenperin, Setia Diarta, menyatakan bahwa kehadiran fasilitas produksi Mazda ini akan memberi nilai tambah signifikan bagi perekonomian nasional.

"Pemerintah mengapresiasi komitmen investasi Mazda. Dengan kapasitas hingga 10.000 unit per tahun, kami berharap kehadiran fasilitas ini mampu memperkuat alih teknologi, meningkatkan penggunaan komponen dalam negeri (TKDN), serta memperluas penyerapan tenaga kerja di sektor otomotif," pukas Setia Diarta.

Editor : Redaksi Lombok Post Online
Sumber : Lombok Post Online
Pabrik Mazda Indonesia Mazda CX-30 CKD PT Eurokars Motor Indonesia Ricky Thio Mazda Investasi Otomotif 2026