Lamborghini Murciélago Roadster, Supercar V12 yang Kini Diburu Banyak Kolektor

Ferial Ayu • Dipublikasikan Kamis, 20 Agustus 2026 | 15:10 WIB
IKONIK: Lamborghini  Murciélago Roadster tampil perdana di Genewa Motor Show 2004 lalu. (IST/LOMBOK POST)
IKONIK: Lamborghini Murciélago Roadster tampil perdana di Genewa Motor Show 2004 lalu. (IST/LOMBOK POST)

LombokPost – Lamborghini Murciélago Roadster hadir sebagai salah satu simbol paling liar dari kejayaan mesin V12.

Atap terbuka, pintu gunting dan raungan mesin tanpa turbo membuat supercar Italia ini kini bukan sekadar kendaraan berperforma tinggi, tetapi juga buruan kolektor.

Diproduksi pada 2004 hingga 2010, Murciélago Roadster membawa formula khas Lamborghini ke level berbeda.

Mesin ditempatkan di tengah bodi (mid-engine) dan tenaga disalurkan melalui sistem penggerak empat roda permanen.

Baca Juga: Terinspirasi dari Konsep Crater, Hyundai Tucson Generasi Kelima Tampil Makin Boxy Futuristis

Yang membuatnya semakin menarik adalah karakter mesin naturally aspirated.

Tidak ada turbocharger atau motor listrik yang membantu. Seluruh performa lahir dari mesin V12 berkapasitas 6,2 liter hingga 6,5 liter.

Pada model awal, tenaga mencapai sekitar 575 daya kuda. Sementara keluarga LP 640 mampu menghasilkan sekitar 640 daya kuda.

Bahkan LP 650-4 Roadster edisi terbatas sanggup menyemburkan 650 daya kuda.

Baca Juga: SUV Listrik Mitsubishi ASX VR-e Jajaki Pasar Australia

Tenaga tersebut disalurkan melalui pilihan transmisi manual enam percepatan dengan gated shifter atau E-Gear automated manual.

Akselerasi 0-100 kilometer per jam dapat ditempuh sekitar 3,4 detik, dengan kecepatan maksimum menembus 330 kilometer per jam.

Namun, angka performa bukan satu-satunya alasan Murciélago Roadster memiliki tempat istimewa di hati kolektor.

Justru kombinasi desain eksotis dan kelangkaannya menjadi nilai jual utama.

Generasi awal Roadster 2004-2006 mengusung mesin 6.200 cc dengan penguatan struktur bodi untuk menjaga kekakuan sasis setelah atap permanen dihilangkan.

Model ini juga memiliki opsi soft-top pelindung.

Baca Juga: Jelang MotoGP Mandalika, Pemesanan Kamar Hotel Mulai Naik

Kemudian hadir LP 640 Roadster pada 2006-2010.

Selain mesin 6.500 cc, Lamborghini memberikan revisi desain eksterior dan sistem pembuangan yang lebih agresif.

Varian dengan transmisi manual kini menjadi salah satu konfigurasi yang paling diburu.

Puncaknya, LP 650-4 Roadster yang diperkenalkan pada 2009 hanya dibuat 50 unit.

Baca Juga: Harga Daging Ayam di Mataram Tembus Rp 50 Ribu Per Kilogram

Kelir Grigio Telesto dipadukan aksen oranye membuatnya mudah dikenali sekaligus semakin eksklusif.

Bagi kolektor, Murciélago Roadster menawarkan sesuatu yang semakin sulit ditemukan pada supercar modern: mesin V12 besar tanpa bantuan turbo, transmisi manual dan sensasi berkendara atap terbuka.

Karena itu, ketika industri otomotif bergerak menuju elektrifikasi, Murciélago Roadster justru semakin bernilai sebagai pengingat sebuah era.

Era ketika suara mesin, perpindahan gigi manual dan tenaga brutal menjadi bahasa utama sebuah supercar.

 

Editor : Akbar Sirinawa
Sumber : Lamborghini
Lamborghini Murciélago Roadster kolektor V12 Supercar lamborghini