LombokPost – BAIC Indonesia meramaikan peta persaingan mobil listrik tanah air dengan menyiapkan produksi lokal BAIC T1.
Crossover listrik itu ditargetkan mulai dirakit di dalam negeri akhir 2026 atau paling lambat awal 2027.
Rencana tersebut menjadi angin segar bagi calon konsumen.
Sebab, perakitan lokal berpeluang memangkas sejumlah komponen biaya impor.
Baca Juga: Toyota Land Cruiser 300 Hybrid, SUV Bertenaga Listrik
Sekaligus membuka jalan bagi BAIC untuk menawarkan harga yang lebih kompetitif.
Chief Operating Officer (COO) BAIC Indonesia Dhany Yahya mengatakan, proses produksi akan dilakukan melalui fasilitas PT Handal Indonesia Motor di Purwakarta, Jawa Barat.
“Iya akhir tahun ini atau awal tahun depan di Handal,” ujar Dhany.
Langkah lokalisasi produksi tidak sekadar mengejar efisiensi biaya.
Baca Juga: Terobosan Cerdas, BUMDes Kerja Sama dengan SPPG
BAIC juga membidik pemenuhan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).
Jika memenuhi persyaratan, kendaraan tersebut berpeluang mendapatkan fasilitas fiskal yang dapat membantu menekan harga jual.
“Karena kita berharap dengan TKDN tadi akan qualified untuk bisa free luxury tax kurang lebih 15 persen. Tentu ini akan memberikan kemudahan,” jelasnya.
Dari sisi konsumen, dampaknya cukup menarik. BAIC Indonesia bahkan telah menyiapkan target harga baru untuk T1 setelah produksi lokal berjalan.
Perusahaan berharap crossover listrik tersebut bisa dipasarkan di bawah Rp 350 juta.
“Jadi harapan kita nantinya bisa dijual di bawah Rp 350 juta,” kata Dhany.
Baca Juga: Pertamina Amankan Stok BBM untuk MotoGP Mandalika
Saat ini, BAIC T1 masih berstatus CBU dengan harga khusus Rp 373 juta bagi 1.000 pembeli pertama.
Sementara harga normalnya mencapai Rp 393 juta.
Jika target di bawah Rp 350 juta terealisasi, konsumen setidaknya berpeluang menghemat lebih dari Rp 23 juta dibandingkan harga perkenalan saat ini.
Selisih tersebut tentu menjadi daya tarik tersendiri di tengah persaingan kendaraan listrik yang semakin ketat.
Baca Juga: Bank Indonesia, OJK, FKIJK dan BPMD NTB Serahkan Bantuan Kemanusiaan Gempa NTT
Produksi lokal juga berpotensi memperkuat posisi BAIC di pasar elektrifikasi nasional.
Dengan harga lebih terjangkau, T1 tidak hanya mengandalkan desain crossover dan teknologi listrik, tetapi juga menawarkan nilai ekonomis yang semakin menarik bagi konsumen Indonesia.
Editor : Akbar SirinawaSumber : BAIC Indonesia