Perubahan pola hidup masyarakat yang makin modern, menjadi salah satu dasar kegiatan digelar. Ini juga sekaligus memberi stimulus untuk mengubah pola hidup. ”Supaya siswa dan siswi kami semakin paham tentang pola hidup sehat,” tegasnya.
Diterangkan, sekolah memiliki tanggung jawab dalam upaya pencegahan penyakit. GERMAS yang dilaksanakan di SMAN 9 Mataram terdiri berbagai kegiatan. Ada senam pagi bersama, sarapan pagi, serta penyuluhan kesehatan gizi seimbang, dan pencegahan penyakit, termasuk yang terbaru terkait Korona. ”Kami memberikan contoh, bagaimana seharusnya mencuci tangan sesuai standar badan kesehatan dunia PBB,” tegasnya.
Siswa juga memproduksi handsanitizer sendiri. ”Harapan kami tentu saja, memberikan dampak bagi semua warga sekolah yaitu tentang perubahan perilaku hidup sehat,” jelasnya
Dengan berbagai kegiatan yang dilakukan, telah memberi pengalaman tersendiri bagi semua warga SMAN 9 Mataram. Dari aksi nyatatersebut, peserta didik hingga tenaga pengajar, mendapatkan pemahaman dan pengalaman nyata. ”Karena kami pun bercita-cita, ingin selalu memiliki generasi yang lebih sehat dan cerdas guna menyongsong NTB Gemilang,” jelasnya.
Kegiatan GERMAS hari ini dirangkai juga dengan pengisian sensus penduduk bersama BPS. Hal ini sebagai bentuk dukungan sekolah untuk menyukseskan sensus penduduk tahun 2020.
Wakasek Bidang Humas SMAN 9 Mataram Gih Munezarah menjelaskan, kegiatan GERMAS diharap memberikan pemahaman yang baik. Terutama terkait menerapkan pola hidup sehat dengan prinsip mencegah penyakit jauh lebih baik daripada mengobati.
”Kami juga mengharapkan, kegiatan ini mampu meningkatkan upaya mencegah penyakit katastropik, meningkatkan produktivitas, serta menurunkan angka biaya kesakitan,” tandasnya. (yun/r9)
Editor : Baiq Farida