Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pandemi Covid-19, Disdik Kota Mataram Siapkan Juknis Penilaian Akhir Tahun

Baiq Farida • Jumat, 5 Juni 2020 | 09:50 WIB
Kadis Pendidikan Kota Mataram HL Fatwir Uzali
Kadis Pendidikan Kota Mataram HL Fatwir Uzali
MATARAM-Pandemi Covid-19 membuat pola pelaksanaan Penilaian Akhir Tahun (PAT) berubah. ”Yang biasanya mengumpulkan siswa, kini kegiatan itu ditiadakan,” kata Kepala Disdik Kota Mataram H Lalu Fatwir Uzali, pada Lombok Post, kemarin (4/6/2020).

 

Menyiasati kondisi saat ini, pihaknya membuat petunjuk teknis (juknis), yang tertuang dalam surat edaran Nomor 423.7 /1342/Disdik.C1/V/2020. PAT dapat dilakukan dalam bentuk portofolio nilai dan prestasi yang diperoleh sebelumnya. ”Melalui penugasan, tes daring, dan atau atau bentuk asesmen jarak jauh lainnya,” tegas dia.

 

Pemerintah tidak akan menyulitkan sekolah, guru, peserta didik, bahkan orang tua dalam pelaksanaannya. Seperti penilaian diambil dari portofolio. Nilai yang digunakan, penilaian harian, tengah semester pada semester berjalan dengan mempertimbangkan kemajuan proses. ”Ada lagi dari penugasan, bisa diambil dari tugas yang mampu mengukur kompetensi dasar mata pelajaran,” ujarnya.

 

Seperti dicontohkan, membuat karya tulis singkat terkait Kompetensi Dasar (KD) mata pelajaran. Itu bisa diambil dari tema lingkungan atau kehidupan sehari-hari. Kemudian, membuat karya kreatif penerapan ilmu pengetahuan sesuai KD dalam bentuk ide atau gagasan berupa gambar, cerita, poster, iklan, sketsa dan lainnya. ”Membuat refleksi pengalaman belajar, kritik, dan atau harapan terkait matapelajaran yang bermakna bagi kehidupan diri dan lingkungan, kami upayakan berikan kemudahan,” tegas dia.

 

Selain itu, pihaknya juga memberikan opsi lain. Pelaksanaan PAT dilakukan melalui tes daring. Pada praktiknya, sekolah harus mempertimbangkan jangkauan dan kemudahan akses internet.

 

”Ujian dalam bentuk ini, bisa dilakukan dengan berbagai cara dan model tergantung daya dukung dan fasilitas,” kata Fatwir.

 

Terkait dengan bentuk soal tes daring, diupayakan lebih variatif sehingga konsistensi kemampuan dapat teruji dengan baik. Seperti bentuk soal uraian dengan open book, isian singkat, pilihan ganda dan bentuk lainnya. Dengan tetap mengakomodasi prinsip-prinsip penilaian, khususnya prinsip akuntabilitas.

 

Sekolah memastikan, siswa tidak berkumpul di suatu lokasi atau rumah dan bekerja secara jujur dengan pengawasan orang tua. ”Tes daring harus dibuktikan keterlaksanaanya dalam bentuk presensi kehadiran siswa, dan dilakukan pengawasan guru atau wali kelas, bisa juga melalui dokumentasi kegiatan,” pungkas Fatwir. (yun/r9) Editor : Baiq Farida
#Penilaian Akhir Tahun #Disdik Kota Mataram #juknis