Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Ingat, PPDB Wajib Jalankan Protokol Pencegahan Korona!

Baiq Farida • Rabu, 17 Juni 2020 | 10:20 WIB
MENCARI INFORMASI: Sejumlah warga membaca informasi terkait, pendaftaran PPDB di SMPN 15 Mataram, kemarin (15/6/2020).
MENCARI INFORMASI: Sejumlah warga membaca informasi terkait, pendaftaran PPDB di SMPN 15 Mataram, kemarin (15/6/2020).
MATARAM-Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) saat pandemi mendorong sekolah memberlakukan aturan ketat. ”Kami tidak bisa main-main kalau tentang ini,” kata Kepala SMPN 14 Mataram Chamim Tohari, pada Lombok Post kemarin (15/6/2020).

 

Disdik Kota Mataram telah menetapkan empat jalur pendaftaran PPDB jenjang SMP. Jalur prestasi dan afirmasi, 16-19 Juni. Selanjutnya, jalur perpindahan orang tua 16-27 Juni, dan zonasi 22-27 Juni. Pemerintah menggunakan metode daring yang dilengkapi aplikasi, untuk memudahkan pendaftaran. Bisa dilakukan dari sekolah yang dituju, sekolah asal, dan bisa dilakukan melalui kantor kelurahan terdekat.

 

Namun, sekolah tetap melakukan antisipasi. Ditunjukkan melalui sejumlah persiapan. Seperti, menempatkan 20 petugas, terdiri dari guru dan operator sekolah, yang menjadi panitia PPDB. Tim itu nantinya yang akan menangani orang tua yang mendaftar. ”Kami sudah menatapkan delapan rombel, sehingga harus ada antisipasi,” tegasnya.

 

Untuk menghindari kerumunan, dirinya mengimbau orang tua yang akan mendaftar tidak perlu membawa anak ke sekolah. Pihaknya akan menerapkan sistem antrean. Dengan pembatasan jumlah pendaftar dalam sehari hanya 50 orang saja. sekolah sudah menyiapkan tiga operator, yang menghandle masing-masing 16 atau 17 orang pendaftar.

 

”Kami siapkan ruang tunggu, jadi nomor antrean 1-16 silakan masuk, setelah itu kami verifikasi berkas persyaratan, saat memenuhi syarat, satu per satu dipanggil masuk ruang operator,” jelas dia.

 

Tohari menyebut, untuk perlengkapan protokol kesehatan, petugas akan memakai sarung tangan, masker dan pelindung wajah. Termasuk alat pengukur suhu tubuh, tempat cuci tangan juga disiapkan. Orang tua juga diminta tetap menggunakan masker dari rumah. ”Itulah upaya kami dalam hal pencegahan Covid-19 masa PPDB ini,” tandasnya.

 

Kepala SMPN 15 Mataram Zainudin menjelaskan menerapkan serangkaian protocol kesehatan, pihaknya juga menyediakan aula dengan kursi berjarak. Itu sebagai tempat pendaftaran bagi orang tua yang sama sekali tidak memiliki fasilitas untuk PPDB. ”Kami sudah membentuk panitia sebanyak 40 anggota karena menerima 11 rombel, semua cara tadi, demi kemudahan pendaftaran di masa pandemi,” tegas dia.  

 

Untuk meminimalisir terjadinya kerumunan, orang tua juga diminta melakukan pendaftaran dari kantor kelurahan terdekat. ”Harapannya petugas di kelurahan bisa lebih aktif membantu orang tua, agar anak-anaknya ini bisa bersekolah,” pungkas dia. (yun/r9)

 

  Editor : Baiq Farida
#ppdb #Covid-19 #Protokol Kesehatan