Dari data jumlah pendaftar di masing-masing jalur pada PPDB tahun ini, 47 siswa mendaftar dari jalur perpindahan orang tua. Sedangkan prestasi akademik mencapai 2.059 siswa dan prestasi non akademik ada 698 siswa. ”Sedangkan dari jalur tahfidz atau penghafal quran, yang daftar sebanyak 173,” imbuhnya.
Kepala Bidang Pembinaan SMA Dinas Dikbud NTB ini menyebut, nilai tertinggi untuk prestasi akademik, diraih seorang siswa dari SMPN 2 Mataram. Nilainya 1.954. ”Anak ini masuk ke SMAN 1 Mataram,” ujarnya.
Tahun sebelumnya, nilai tertinggi pada prestasi akademik, dilihat dari nilai Ujian Nasional (UN). Sementara tahun ini penyelenggaraan rangkaian UN dibatalkan, akibat merebaknya pandemi Covid-19 di Indonesia. Sehingga prestasi akademik, diukur dari nilai rapor.
Dinas Dikbud NTB telah menetapkan kuota jalur prestasi mencapai 15 persen daya tampung.
Dalam hal pencegahan pandemi Covid-19, setiap calon peserta didik baru wajib melakukan pendaftaran secara daring, melalui situs yang sudah disiapkan. Tetapi, jika terkendala fasilitas atau akses internet, sekolah bisa mengakomidir pendaftaran atau menginstruksikan tenaga operator. ”Sekolah harus memperhatikan, jangan sampai ada kerumunan atau keramaian,” tandasnya.
Untuk jenjang SMA, PPDB akan kembali dibuka 23-26 Juni untuk jalur afirmasi, sedangkan jalur zonasi 2-6 Juli. Untuk pendidikan SMK, dari 20-26 Juni, masih disibukkan dengan tes fisik dan verifikasi.
Koordinator SMA PPDB 2020 Dinas Dikbud NTB Aryanti Dwiyani menambahkan, untuk memudahkan masyarakat berkonsultasi, bisa langsung bertanya ke panitia PPDB di Dinas Dikbud NTB. Panitia juga sudah dibekali pemahaman juknis serta turunan terkait ditambah pengalaman menghadapi PPDB tahun lalu.
”Selain kami melayani konsultasi langsung di sekretariat, kami juga membuka layanan lewat sosial media instagram Dinas Dikbud NTB dan whatsapp,” tegasnya. (yun/r9)
Editor : Baiq Farida