Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Ijazah SMK Segera Didistribusikan, Kasek Diingatkan Hati-hati Mengisi

Baiq Farida • Rabu, 22 Juli 2020 | 09:38 WIB
DENGARKAN PENJELASAN: Para kepala SMK di Lombok mendengarkan pemaparan bidang SMK Dinas Dikbud NTB terkait pengisian ijazah, di aula Dinas Dikbud NTB, Selasa (21/7/2020).
DENGARKAN PENJELASAN: Para kepala SMK di Lombok mendengarkan pemaparan bidang SMK Dinas Dikbud NTB terkait pengisian ijazah, di aula Dinas Dikbud NTB, Selasa (21/7/2020).
MATARAM-Puluhan kepala SMK di NTB mulai mendapat arahan mengenai pengisian, distribusi, dan hal-hal terkait ijazah lainnya. ”Kami lakukan sosialisasi,” kata Kepala Seksi Kurikulum Bidang Pembinaan SMK Dinas Dikbud NTB H Umar, disela berlangsungnya sosialisasi di aula Dinas Dikbud NTB, Selasa (21/7/2020).

Tercatat 21.962 ijazah SMK sudah berada di Dinas Dikbud NTB, untuk SMK swasta dan negeri. Rinciannya, ijazah SMK tiga tahun KTSP 1,459 lembar dan cadangan 73 lembar. Kemudian, SMK tiga tahun K13 19,457 lembar dan cadangan 973 lembar.

”Kami bagikan ijazah ini kepada 19 ribu lebih siswa SMK negeri dan swasta yang lulus tahun ini, termasuk kalau ada kesalahan, kami sudah siapkan cadangan,” ujar Mantan Kepala SMKN 3 Mataram ini.

Dirinya berjanji, dalam waktu dekat, ijazah akan segera didistribusikan ke sekolah. Dokumen ini diperlukan segera untuk pelengkap melamar kerja, hingga melanjutkan pendidikan tinggi para lulusan.

Namun, pembagiannya tidak bisa asal-asalan. ”Tetap ada SOP-nya sebab ini dokumen penting,” ujar Umar.

Dinas Dikbud NTB saat ini sedang menyelesaikan pembuatan nomor seri ijazah. Acuannya, nama siswa yang lulus dan seri sekolah. Langkah ini sebagai cara mengontrol penggunaan ijazah tersebut. Karena praktik di lapangan, ditengarai banyak oknum yang menyalahgunakan dokumen ini.

”Jadi, saat pemerintah sudah menentukan siswa dapat nomor seri sendiri, sekolah dilarang mengubahnya. Itu tidak boleh. Harus ikut aturan,” tegas dia.

Tak lupa dirinya mengingatkan kepala sekolah berhati-hati saat pengisian. Karena cadangan ijazah hanya lima persen, proses pengisian pada lembar belakang harus tepat.

”Penulisannya menyangkut tentang mata pelajaran, nilai dan karena ini di print, jadi harus hati-hati,” tandas Umar.

Kepala SMKN 5 Mataram H Istiqlal menjelaskan, pihaknya juga mengantisipasi potensi kesalahan. Agar penulisan isi ijazah lebih terarah dan meminimalisir kesalahan akan dibentuk tim.

”Karena cadangan ijazah sedikit,” ujarnya. (yun/r9)

  Editor : Baiq Farida
#Dikbud NTB #Pengisian #Ijazah SMK