Gadis 15 tahun ini akan ikut dalam mata lomba cabang khat Alquran, golongan kaligrafi kontemporer putri. Dirinya meraih juara pertama, untuk mata lomba yang sama pada MTQ ke-28 NTB, 2-9 Oktober 2019 lalu.
”Sebelum hari H, saya sekarang sedang memantapkan persiapan aja,” ujar Naura.
Kaligrafi kontemporer memiliki gaya khas, yang memadukan ayat Al Quran atau hadist. Dibalut dalam karya seni lukis.
”Jadi imajinasi kita yang lebih bermain, bagaimana menggabungkan dan harus sesuai antara ayat, arti ayat tersebut, dengan latar yang mau kita lukis,” tegasnya.
Menggambar dan melukis bukan hal yang baru bagi Naura. ”Saya juga minta doanya ya,” pungkas dia.
Kepala Sekolah MAN 2 Mataram H Lalu Syauki menjelaskan rencananya membuat jadwal pelatihan dengan pola Training Center (TC).
”Kami sudah siapkan fasilitas, berikut dengan guru yang akan mengajarkan dan melatih dia nanti,” jelasnya.
Dirinya juga telah meminta semua guru mata pelajaran, membebaskan Naura dari aktivitas pembelajaran dan penugasan. ”Nanti tugas atau materi yang tertinggal, bisa diselesaikan sepulang dari lomba,” terang Syauki.
Naura ditargetkan masuk enam besar nasional. ”Untuk urusan mengembangkan prestasi peserta didik, kami tetap menjalankan secara total,” tandasnya.
Hj Muniroh Chamim, orang tua Naura sangat bangga terhadap putrinya.
”Tentu bahagia dan bangga dengan prestasi ini,” terangnya seraya mengucap syukur.
Diceritakan, Naura sudah memiliki bakat sejak kecil. Dia belajar otodidak. ”Dia sudah beberapa kali mengikuti perlombaan, baik ditingkat provinsi maupun nasional,” ujar wakil ketua Pengadilan Agama Giri Menang ini. (yun/r9)
Editor : Baiq Farida