Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Webinar-Nobar di Lobar, Bahas Pendidikan Karakter Gen Z di Era Digital

Baiq Farida • Jumat, 10 Maret 2023 | 15:38 WIB
Photo
Photo
GIRI MENANG-Menyadari tingginya populasi pengguna internet dan media sosial di kalangan generasi Z (Gen Z), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) berkomitmen untuk terus melakukan pelatihan literasi digital guna meningkatkan kemampuan kognitif para remaja.

“Sebagai wujud komitmen tersebut, Kemenkominfo bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Nusa Tenggara Barat (NTB) akan menggelar webinar literasi digital yang juga diikuti secara nobar oleh para siswa sekolah menengah atas di Kabupaten Lombok Barat (Lobar), NTB, Sabtu (11/3) pagi, mulai pukul 10.00 WITA,” tulis Kemenkominfo dalam rilis yang diterima awak media, Jumat (10/3).

Kemenkominfo menyatakan, urgensi literasi digital bagi remaja didasari oleh sebuah fakta bahwa pengguna digital kini didominasi oleh Gen Z atau generasi yang lahir antara 1997-2010. Populasi pengguna internet Gen Z jumlahnya telah menyentuh angka 74,93 juta (27,94 persen).

“Pelatihan literasi digital menjadikan remaja literat secara digital. Artinya, mereka dapat memproses berbagai informasi, memahami pesan, dan berkomunikasi efektif dengan orang lain dalam berbagai bentuk,” jelas rilis Kemenkominfo.

Diskusi virtual bertajuk ”Pendidikan Karakter Gen Z di Era Digital” itu, dipandu oleh moderator Sintia Dewi dengan menghadirkan tiga narasumber. Mereka adalah Agus Siswoaji Utomo (Kepala Balai Teknologi Informasi dan Data Pendidikan Dikbud NTB), Muhajidin (Kepala Cabang Dinas Dikbud Mataram-Lobar), dan Tenny Clemenstine (infuencer) sebagai key opinion leader.

“Untuk mengikuti webinar, peserta dipersilakan mendaftar lebih dulu melalui link pendaftaran di https://s.id/pendaftaranbalinustra1103. Selain mendapat e-sertifikat, tersedia hadiah e-money sebesar Rp 1.000.000,- bagi 10 peserta yang beruntung,” urai Kemenkominfo.

Kemenkominfo menambahkan, sebagai generasi asli digital Gen Z sangat terbiasa berinteraksi, berkomunikasi, dan mengelola informasi di ruang maya dan media sosial. Meski demikian, kemampuan Gen Z dalam melakukan aktivitas di dunia digital belum sepenuhnya bisa dimanfaatkan secara positif.

“Sebagian besar bisa dikatakan dapat mengidentifikasi sumber informasi yang kredibel. Namun, ada juga yang masih kesulitan mendeteksi berita hoaks. Edukasi melalui literasi digital akan membantu meningkatkan kemampuan seseorang dalam menggunakan media digital secara lebih bijak,” urai Kemenkominfo.

Untuk diketahui, webinar di Lobar ini merupakan bagian dari program nasional Indonesia Makin Cakap Digital (IMCD) 2023, yang kick off-nya telah dilakukan pada 27 Januari 2023. Program yang berkolaborasi dengan Siberkreasi dan 18 mitra jejaring ini membidik segmen pendidikan dan segmen kelompok masyarakat sebagai peserta.

Kemenkominfo melaksanakan program IMCD 2023 secara serentak di seluruh wilayah provinsi di Indonesia. Kegiatan ini diharapkan mampu menaikkan tingkat literasi digital 50 juta masyarakat Indonesia pada 2024 menuju Indonesia #MakinCakapDigital.

Tahun ini, IMCD menargetkan 5,5 juta warga masyarakat sebagai peserta, utamanya mereka yang belum pernah mengikuti kegiatan literasi digital. IMCD sendiri bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif, produktif, dan aman.

Kemenkominfo menambahkan, saat ini Indeks Literasi Digital Indonesia (ILDI) sudah semakin baik. Hal itu diketahui dari hasil pengukuran ILDI 2021 yang digelar Kemenkominfo bekerja sama dengan Katadata Insight Center. Secara keseluruhan, ILDI 2021 mencapai 3.49 dari skala 1-5, atau naik dari pencapaian tahun sebelumnya 3.46.

Sementara itu, survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) dan We Are Social menemukan bahwa pengguna internet dan media sosial pada periode 2021-2022 mencapai 220 juta orang. ”Padahal, pada 2019, jumlah itu tidak lebih dari 175 juta orang,” pungkasnya. (zad/r10) Editor : Baiq Farida
#pendidikan karakter #Kemenkominfo