LombokPost--Perayaan Dies Natalis Universitas Mataram (Unram) ke-61 dirangkai dengan kegiatan penanaman mangrove dan bersih-bersih pantai. Kegiatan tersebut dipusatkan di Ekowisata Mangrove Bagek Kembar, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, Sabtu (21/10) lalu.
Rektor Unram Prof Bambang Hari Kusumo mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan peluang bagi Unram untuk mengabdi. Dia menegaskan, ekosistem mangrove sangat besar manfaatnya dalam meningkatkan dan menjaga lingkungan pesisir.
Mangrove adalah penunjang kehidupan. Karena dengan adanya mangrove tentunya akan ada juga mahluk hidup lain yang akan hidup seperti kepiting, udang dan sebagainya. ”Kami mendapatkan informasi bahwa dulu di sini kering kerontang, tidak ada mangrove. Tetapi dengan adanya mangrove ini kemudian rata-rata sekarang per orang sudah bisa menangkap kepiting satu kilogram per hari,” paparnya.
”Ini tentu luar biasa dampaknya. Ada dari segi lingkungan dan segi ekonomi. Dari sisi lingkungan sudah jelas bahwa dengan adanya mangrove ini akan memproduksi oksigen yang lebih baik dan dirasakan bersama,” imbuh Prof Bambang.
Ia berharap kegiatan serupa kelak dilakukan oleh banyak pihak. Sehingga masyarakat sekitar bisa menikmati manfaat dengan keberadaan mangrove ini. ”Kita juga bisa menikmati produksi oksigen yang lebih baik di tempat ini dan tentunya bisa mengalir di kota-kota dan di tempat lain. Mudah-mudahan ini menjadi ladang amal kita semua,” ujar rektor.
Ketua Panitia Dies Natalis Unram ke-61 H Iwan Harsono menuturkan, kegiatan penanaman mangrove dan beach clean up merupakan salah satu dari 16 kegiatan Dies Natalis Unram. ”Kita berharap kegiatan ini menjadi contoh dikembalikannya ekosistem laut dan ekosistem pantai di sini. Ekosistem tersebut dimulai dengan adanya tumbuh pohon-pohon mangrove ini dan ini dihajatkan untuk peningkatan nilai ekonomi di masyarakat,” tutur pria bergelar doktor itu.
Ketua Kelompok Pelestari Mangrove Bagek Kembar Agus yang juga mewakili masyarakat mengucapkan terima kasih atas pengabdian civitas akademika dan para Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) Unram atas kontribusi dan pengabdiannya. (jay/r9/*)
Editor : Kimda Farida