Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

SMPN 10 Mataram Latih Siswa Hasilkan Cuan Melalui Program Peduli Lingkungan

Ali Rojai • Jumat, 12 Januari 2024 | 12:45 WIB
PRAKTIK LANGSUNG: Sejumlah siswa SMPN 10 Mataram panen maggot di sekolah setempat, beberapa waktu lalu. (SMPN 10 MATARAM FOR LOMBOK POST)
PRAKTIK LANGSUNG: Sejumlah siswa SMPN 10 Mataram panen maggot di sekolah setempat, beberapa waktu lalu. (SMPN 10 MATARAM FOR LOMBOK POST)

LombokPost-SMPN 10 Mataram mengajarkan siswanya berwirausaha melalui program Bedil Macu (Belajar Entrepreneursip dan Peduli Lingkungan Meraih Cuan).

"Kami di sini mengolah sampah menjadi barang yang bernilai dan menghasilkan cuan,” kata Kepala SMPN 10 Mataram H Chamim Tohari, kemarin.

Diutarakan, sampah yang dihasilkan di sekolah dikelola dengan baik dan benar. Sampah plastik atau anorganik dimanfaatkan sebagai bahan praktik mata pelajaran pra karya untuk pembuatan vas bunga, kursi, ecobric, dan sebagainya. ”Yang tidak bisa kita manfaatkan kita jual di bank lisan Kota Mataram. Biasanya bank lisan dua minggu sekali datang ke sekolah,” ucap Chamim.

Sedangkan untuk sampah organik dimanfaatkan menjadi pupuk kompos dan pakan maggot. ”Kayu bekas bangunan kita manfaatkan sebagai briket arang,” tuturnya.

Dia menyebutkan, maggot yang dihasilkan sekolah dijual ke Mataram Maggot Center (MMC). Biasanya panen maggot dilakukan tiga minggu sekali. ”Sekali panen kita dapat 11 kilogram. Tergantung pakan, kalau banyak pakannya hasil panennya juga banyak,” tuturnya.

Dia menuturkan, pemilahan sampah dilakukan petugas kebersihan di sekolah dengan melibatkan siswa. ”Jumlah cuan dihasilkan tidak menjadi target, yang penting proses hingga menjadi cuan,” terangnya.

Pengeloaan sampah menjadi barang yang bernilai dilakukan siswa dengan direkturnya langsung dari siswa. ”Kami kepala sekolah sebagai komisaris,” pungkasnya.

Hasan, guru setempat menambahkan, budi daya maggot mengajarkan siswa untuk berwirausaha dari pengolahan sampah. ”Pengelolaan sampah organik menjadi pupuk kompos dan maggot ditangani siswa,” pungkasnya. (jay/r9)

Editor : Kimda Farida
#usaha #siswa #SMPN