Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

SMAN 4 Mataram Implementasikan Demokrasi dengan Pemilihan BEPPP

Ali Rojai • Kamis, 25 Januari 2024 | 17:15 WIB
SURAT SUARA: Sejumlah siswa SMAN 4 Mataram melakukan sosialisasi pemilihan BEPPP di halaman sekolah setempat. (SMANCA FOR LOMBOK POST)
SURAT SUARA: Sejumlah siswa SMAN 4 Mataram melakukan sosialisasi pemilihan BEPPP di halaman sekolah setempat. (SMANCA FOR LOMBOK POST)

LombokPost-Siswa SMAN 4 Mataram menggelar pemilihan ketua dan wakil ketua Badan Eksekutif Profil Pelajar Pancasila (BEPPP).

Kegiatan ini bagian dari implementasi proyek penguatan profil pelajar pancasila (P5) Kurikulum Merdeka dengan tema Suara Demokrasi.

”Siswa yang yang memilih BEPPP hanya kelas X saja,” kata Ketua Kordinator BEPPP SMAN 4 Mataram Mila Kamalasari, Rabu (24/1).

Dijelaskan, BEPPP ini merupakan organisasi intra sekolah yang diharapkan mampu mewujudkan karakter siswa P5. ”Organisasi ini harus ada ketua dan wakil ketua,” terang guru Matematika ini.

Pemilihan ketua dan wakil ketua BEPPP ini baru kali ini diadakan di Smanca sebutan SMAN 4 Mataram. Dalam proses pemilihan ketua BEPPP ini kata dia, siswa kelas X dengan jumlah 307 orang yang terbagi dalam sembilan rombongan belajar (rombel) memiliki pasangan calon masing-masing.

Sebelum pemilihan, sembilan pasangan calon BEPPP diberikan kesempatan untuk kampanye dan melaksanakan debat terbuka yang disaksikan langsung semua siswa. ”Selain kampanye, kami juga adakan simulasi pemilihan BEPPP,” terangnya.

Dijelaskan, siswa yang akan terpilih menjadi ketua dan wakil ketua BEPPP memiliki tugas untuk membantu guru melakukan sosialisasi P5 dengan tema suara demokrasi. ”Bahkan BEPPP juga terlibat melakukan sosialisasi pada semua tema P5 Kurikulum Merdeka,” ujarnya.

Waka Kurikulum SMAN 4 Mataram Putu Wiwik Puspa menuturkan, dengan adanya P5 akan membentuk karakter siswa ke arah yang lebih baik. Dengan keterbatasan sumber daya manusia (SDM) dan guru maka pihaknya membentuk BEPPP untuk memudahkan peran guru dalam melakukan sosialisasi kepada siswa terkait P5 di sekolah. ”Kalau dengan teman sebaya siswa biasanya lebih terbuka. Jadi kami ingin siswa bisa menjembatani guru pada semua tema P5 di sekolah,” pungkasnya.

Kepala SMAN 4 Mataram H Jauhari Khalid mengatakan, sekolah mempunyai peran pendidikan sebagai instrumen untuk mengisi penguatan demokrasi dari dimensi substansi dan kultural. Pendidikan demokrasi di sekolah bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran atas nilai-nilai demokrasi, terutama memahami hak dan kewajibannya. Menguatkan kesadaran dan kepedulian dan mampu berkontribusi. ”Serta membangun masyarakat sekolah menjadi independen dan memiliki posisi tawar tentu dengan mengedepankan musyawarah dan mufakat,” jelasnya.

Melalui proyek ini lanjut dia, siswa diharapkan dapat mengembangkan empat dimensi P5. Yakni, beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, berakhlak mulia, gotong royong, mandiri dan bernalar kritis. (jay/r9)

 

Editor : Kimda Farida
#SMAN 4 Mataram #pancasila #Mataram