LombokPost- Institut Agama Islam Hamzanwadi (IAIH) Pancor tahun ini melaksanakan kuliah kerja nyata (KKN) berbasis soft skill ke Jawa Timur (Jatim) tepatnya di Kabupaten Bondowoso.
Kegiatan KKN ini merupakan program akademik IAIH Pancor yang diselenggarakan setiap tahun.
"Program ini menjadi bagian penting dari syiar kampus IAIH Pancor di Tanah Air. Namun tahun 2024 ini berbeda dengan pelaksanaan KKN sebelumnya. Jangkauannya sampai keluar daerah," terang Wakil Rektor III IAIH Pancor Dr H Abdul Hayyi Akrom, Rabu (21/2).
Dikatakan, keberadan IAIH Pancor sebagai kampus Islam pertama di NTB sangat penting untuk menunjukan jati diri dan membuka banyak pintu kerja sama dengan berbagai elemen masyarakat di berbagai tempat di Tanah Air, termasuk di Jatim.
Peserta yang dikirim untuk melakukan KKN berbasis soft skill ini ialah mahasiswa -mahasiswi yang memiliki berbagai talenta dan kualifikasi akademik tinggi.
Untuk itu pengiriman peserta KKN melalui seleksi ketat.
"Ada tujuh mahasiswa yang akan dikirim yakni Rianto, Yosi Hendrawan, Baiq Yulia Siska, Titia Alinda, Nur Fadila Amalina, Lali Indah Suryani, dan Muhammad Zaenul Arifin," bebernya.
Adapun keahlian yang dimiliki oleh mahasiswa yang dikirim ke Jawa Timur ini adalah hafiz/hafizah Alquran 30 juz, menguasai tilawah, dan mahir membaca kitab.
Fokus dan lokasi kegiatan yakni di Pondok Pesantren Darul Huda di Dusun Gajas, Desa Pengarang, Kecamatan Jambesari Darus Sholah Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur.
Disebutkan, KKN Nasional menjadi bagian syiar nyata IAIH Pancor ke bebagai lapisan masyarakat di berbagi tempat di Indoensia.
Tahun ini menjadi tahun pertama dan Bondowoso, Jawa Timur menjadi lokasi perdana pelaksanaannya.
Ketua Panitia KKN 2024 Zaenul Hasan Qutbi menyampaikan yang membedakan tahun ini dengan sebelumnya adalah panitia sekarang memfasilitasi kegiatan KKN mahasiswa sampai ke luar daerah.
"Dari kegiatan ini kami berharap bisa terjalin kerja sama berkelanjutan antara IAIH Pancor dengan berbagai lokasi KKN," ujarnya.
Sementara Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LPPM) IAIH Pancor Zakaria meminta kepada semua mahasiswa KKN 2024 agar bisa menjaga dan membawa diri di lokasi KKN yang sudah ditentukan oleh panitia.
"Kami harapkan peserta KKN 2024 ini bisa memegang teguh moto kampus, yakni mengedepankan akhlak di lokasi KKN masing-masing," ungkapnya. (cr-par).
Editor : Kimda Farida