Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pendaftar Siswa Baru di MAN Lobar Meningkat, Program Tahfiz Quran Jadi Daya Tarik

Ali Rojai • Kamis, 4 Juli 2024 | 13:55 WIB
PENDAFTAR MENINGKAT: Calon siswa baru didampingi orang tuanya mendaftar di MAN Lobar, belum lama ini.(MAN LOBAR FOR LOMBOK POST)
PENDAFTAR MENINGKAT: Calon siswa baru didampingi orang tuanya mendaftar di MAN Lobar, belum lama ini.(MAN LOBAR FOR LOMBOK POST)

LombokPost-Peserta yang mendaftar pada penerimaan peserta didik baru (PPDB) di MAN Lombok Barat (Lobar) meningkat.

Dari yang  biasanya 185 siswa tiap tahunnya, kini sekitar 325 orang yang mendaftar dan diterima 226 orang.

”Kita terima sekitar delapan kelas atau 226 orang karena ruang kelas terbatas,”  kata Ketua PPDB MAN Lobar Muzzaki.

Diutarakan, MAN Lobar kini menjadi pilihan utama bagi masyarakat menyekolahkan anaknya. Sehingga pihaknya terus menawarkan program belajar tambahan seperti tahfiz quran.

”Siswa yang ikut program tahfiz bisa tinggal di asrama dan kita siapkan makan siangnya,” ucapnya.

Program tahfiz quran nantinya dipandu lima orang yang merupakan alumni santri tahfiz quran serta yang  akan membina tilawahnya.

Kepala MAN Lobar H Abdul Azis Faradi menuturkan, pola pembinaan program tahfiz ini dilakukan sore hari.

Siswa diberikan waktu mabit (nginap) setiap pekannya dan kebutuhannya menjadi tanggungan madrasah.

”Kita berharap 12 ekstrakurikuker (ekskul) dan akademik mampu menjadi daya masyarakat. Sehingga mereka lebih memilih MAN Lobar dari sekolah lainnya,” harapnya.

Menurutnya, tambahan mata pelajaran Agama seperti fiqih, quran hadist, aqidah akhlak , sejarah kebudayaan Islam (SKI) menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat.

”Selain itu, ada pilihan bahasa Arab dan Jepang,” tutur Azis.

Ia berharap secepatnya MAN Lobar menjadi madrasah berbasis digital dengan pola transformasi pembelajaran dan ujian siswa berbasis Computer Based Test (CBT) dan e-learning.

”Ada juga sistem keuangan dan perencanaan kebutuhan berbasis Sistem Aplikasi Terpadu (Sakti) guru, pengajuan jabatan berbasis Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (Simpeg 5), absensi berbasis Pusaka, dan Rapor Digital Madrasah (RDM),” ucapnya.

Pola pembelajaran inovatif ini tentu menjadi hal penting untuk memberikan suasana belajar yang menyenangkan bagi siswa.

Turut dijelaskan, kini MAN Lobar memasuki tahun ketiga Implementasi Kurikulum Merdeka dan Projek Penguatan Profik Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin (P5-PPRA).

”Banyaknya siswa mendaftar pada PPDB semoga madrasah lebih baik. Dan lebih baik madrasah menuju MAN Lobar dengan motto Mantap (maju, akhlak, nyaman, terampil, amanah serta prestasi),” pungkasnya. (jay/r9/*)

Editor : Kimda Farida
#Lobar #MAN